oleh

Pelatih Sulut United Puji Pemain Morotai United

Manado, Barta1.com – Morotai United harus mengakui keunggulan tim Liga 2 Sulut United dalam laga uji coba di Stadion Klabat Manado, Sabtu (7/3/2020).

Kendati kalah telak 4-1, namun pelatih Sulut United Ricky Nelson menyebutkan dari beberapa kali uji coba di Manado, baru tim Morotai United yang menyulitkan anak asuhnya.

“Babak pertama kami sulit berkembang. Apalagi Morotai United sempat mencuri gol,” kata Ricky Nelson usai pertandingan.

Termasuk kata dia, dua pemain yang cukup menonjol dari Morotai yakni nomor 21 Franklyn Pinoa dan nomor 8 Sarbin Mujakir. “Mungkin kita akan pinjam dulu untuk Sulut United U-20. Mereka cukup merepotkan Sulut United,” ujarnya.

Membanggakan dari uji coba ini bahwa sudah kelihatan pemain yang akan diturunkan pada laga perdana Sulut United di Liga 2 melawan PSBS Biak pada 15 Maret 2020. “Iya saya senang karena lawan Morotai United seperti melawan PSBS Biak. Cara main pasti nyaris sama,” kata Ricky lagi.

Pelatih Morotai United, Jaenal Pandiko mengakui anak asuhnya kalah kelas. “Iyalah kami memang jujur mengakui keunggulan Sulut United. Mereka ada kami. Tapi kami sangat senang bisa uji coba dan menambah pengalaman bagi anak-anak. Banyak hal yang kami belajar dari uji coba lawan Sulut United. Sekali lagi ini jadi pengalaman berharga,” kata mantan pemain Persiter Ternate.

Morotai United merupakan klub asal Kabupaten Morotai yang dipersiapkan mengikuti Liga 3 di Maluku Utara. “Kami baru terbentuk Novenber 2019. Dan baru calon peserta Liga 3 di Maluku Utara. Sehingga kami butuh jam terbang,” ujarnya.

Jalannya Pertandingan

Sulut United membuka kran golnya saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Umpan silang Andre Oriza yang melewati barisan pertahanan Morotai United, disambut striker gaek I Made Wirahadi dengan tendangan menyusur tanah dalam gawang. 1-0.

Tersentak dengan gol cepat Sulut United, Morotai United mencoba menaikkan tensi permainannya, meski minim pengalaman. Upaya ini berhasil dan membuahkan gol balasan di menit ke 24.

Kerjasama satu dua antara Bismar Ali dan Sarbin Mujakir berhasil sampai ke dalam kotak pinalti. Bismar lalu melepaskan tendangan ke sudut kanan gawang yang dikawal Fery Bagus dan gol. Skor imbang 1-1.

Selang tiga menit kemudian, giliran Dani Namangge mencetak gol lewat sundulan kepala setelah menerima umpan matang dari Wirahadi. 1-2 untuk keunggulan Sulut United.

Memasuki babak kedua, Wirahadi mencetak gol keduanya. Mahdi Albaar berperan penting terciptanya gol ketiga Sulut United. Wirahadi bahkan nyaris mencetak hattrick, namun tendangan lob dari luar kotak pinalti di menit 55, hanya melambung di atas mistar gawang yang telah kosong.

Dua menit kemudian, giliran Ilham Fathoni yang nyaris mencetak gol. Namun tendangannya hanya membentur tiang gawang yang dikawal Rizaldy Latif.

Morotai kembali dipaksa terus bertahan oleh serangan-serangan Sulut United yang bergelombang. Tim asuhan Jainal Pandiko ini hanya mengandalkan serangan balik yang dibangun melalui kaki Franklin Pinoa dan Sarbin Mujakir.

Di menit ke 63, Eksel Runtukahu yang baru masuk menggantikan Wirahadi, langsung menuliskan namanya di papan skor. Eksel memanfaatkan bola liar tendangan sudut lalu menceploskan sikulit bundar ke dalam gawang. 1-4.

Sejumlah peluang emas tercipta di menit-menit akhir babak kedua. Salah satunya dari Nathanael Siringoringo. Namun tendangannya hanya membentur tiang gawang. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor akhir tidak berubah 1-4 untuk kemenangan Sulut United.

Kemenangan itu menutup rangkaian uji coba Sulut United sebelum menatap Liga 2 2020 yang rencananya digelar 14 Maret mendatang. Sedangkan Morotai United masih akan melanjutkan try out-nya di Sulut untuk menghadapi Panther Bahu (Senin 9 Maret 2020 d Stadion Klabat Manado) dan Persmin Minahasa (Rabu 11 Maret 2020 di Stadion Maesa Tondano).

Peliput : Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed