oleh

Geger, Pemuda Gantung Diri di Desa Birang Talaud

-Berita, Daerah-4.081 views

Talaud, Barta1.com — Seorang pemuda asal Desa Birang Kecamatan Damau, Kabupaten Talaud berinisial RM alias Ricar (22) nekad gantung diri di sebuah tiang kayu makam, tepatnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Kapolsek Kabaruan AKP Ferry Padama mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan masyarakat, pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan kepada saksi mata dan mengungkap penyebab terjadinya aksi nekat korban RM.

“Terungkap bahwa korban dimarahi neneknya yang telah membesarkan korban sejek kecil, di mana korban menghabiskan gajinya hanya untuk membeli minuman keras, sehingga korban pun merajuk hingga akhirnya tanpa berfikir panjang dan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tiang kayu sebuah makam yang ada di lokasi tempat pemakaman umum,” ungkap Padama Kamis, (27/02/2020).

Dia menambahkan, korban yang kala itu setelah di marahi sang nenek berinisial SM, langsung pergi bertemu dengan saksi Jemmy Gagola dan menceritakan peristiwa ditegurnya korban oleh neneknya yang selanjutnya korban menyuruh saksi untuk membeli miras dan nanti bertemu di TPU, dan sekitar pukul 05.30 wita saksi menyusul korban ke TPU sambil membawa Aqua dingin. Setelah saksi sampai di TPU, saksi menempelkan Aqua dingin ke wajah korban di mana saat itu korban sudah dalam posisi tergantung atau menggantung diri dengan seutas tali yang dililit di leher dan diikatkan pada tiang Kayu makam atau kuburan.

“Pada saat itu saksi melihat korban sudah tidak menyahut atau menjawab sewaktu saksi menegur korban dan saksi melihat air liur korban sudah keluar dari mulut korban. Melihat kejadian tersebut, maka saksi langsung berlari meminta pertolongan,” terang Kapolsek.

Lanjut Padama, korban pun dilarikan ke Puskesmas Damau dengan Menggunakan kendaraan roda dua dengan cara membonceng tiga, namun naas nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.

Berkaca dari kejadian naas ini, Kapolsek mengimbau masyarakat agar berhenti mengkonsumsi miras, dimana miras menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan kamtibmas sampai pada aksi neket bunuh diri seperti peristiwa tersebut.

“Saya mengimbau masyarakat agar jangan mengkonsumsi miras lagi dimana banyak peristiwa gangguan kamtibmas yang di akibatkan oleh miras,” ujar Kapolsek. (*)

Peliput : Evan Taarae

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed