oleh

Polisi Ungkap Peredaran Sabu Dikendali dari Lapas Manado

Manado, Barta1.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika golongan satu jenis sabu, di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Jumat (7/2/2020) kemarin.

“Tersangka yang diamankan yakni lelaki berinisial D yang bertindak sebagi kurir,” ujar Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel di Lobby Bharadaksa Mapolresta Manado, Selasa (18/2/2020).

Didampingi Kasat Narkoba AKP Temmy Toni dan Kasubag Humas Iptu Yusak Parimbing, Kapolresta menjelaskan sebelum tertangkap, tersangka tenyata sudah beberapa kali melakukan transaksi.

“Dari tangan tersangka, barang bukti yang diamankan berupa 32 paket kecil yang berisi narkotika jenis sabu dan satu telepon gegam merek oppo berwarna hitam,” ucapnya.

Transaksi yang dilakukan begitu rapi, Kapolresta Manado melanjutkan tersangka berinisial D mengambil paket dari salah satu agen pengiriman paket kemudian meletakkan di suatu tempat atas instruksi dari pelaku berinisial I yang saat ini masih menjalankan hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Pelaku berinisial I saat ini sedang diperiksa oleh Direktorat Narkoba Polda Sulut. Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado juga sedang melakukan pendalaman kepada yang bersangkutan, karena peredaran narkoba ini dikendalikan dari dalam Lapas dan pelaku yang berinisial I merupakan narapidana kasus narkoba,” ujar Bawensel.

Untuk pasal yang dikenakan yakni pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “4 tahun dan paling lama 12 tahun. Kasus ini akan terus dikembangkan tentang keterkaitan dengan pelaku-pelaku lain,” tuturnya.

“Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Lapas untuk sama-sama melakukan pemeriksaan dan pengembangan mengenai kasus ini,” lanjut Bawensel.

Kasat Narkoba Polresta Manado, AKP Temmy Toni SIK mengatakan akan terus melakukan penindakan kepada pelaku-pelaku peredaran narkoba yang ada di Kota Manado. “Namun secara objektif kita akan berkoordinasi dengan Polda Sulut dan pihak Lapas untuk melakukan pengawasan tersendiri dan akan terus membangun koordinasi,” kata Temmy Toni.

Peliput : Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed