oleh

Pilwako Manado, Yongkie Limen Bicara Pemimpin Bukan Penguasa

Manado, Barta1.com – Politisi Partai Golongan Karya (Golkar), Yongkie Limen menyatakan sikapnya bertarung di Pilwako Manado tahun 2020, jika dipercayakan partai. “Jika Tuhan mempercayakan maju pilwako saya sudah siap. Saya tidak berpikiran ambisi tetapi karena kerinduan saya sejahterakan rakyat,” kata Yongkie Limen di Kantor DPRD Sulut, Selasa (11/2/2020).

Menjadi pemimpin kata dia, bukan menjadi penguasa tetapi melayani rakyatnya. “Saya ingin menjadi berkat bagi banyak orang. Apalagi kalau masih diberikan kesehatan dan kekuatan marilah menjadi berkat dan berguna bagi banyak orang. Pakailah aku Tuhan selagi masih kuat,” ucap legislator Sulut dua periode ini.

Ia menyebutkan ketika masyarakat mempercayakan sebagai pemimpin Kota Manado dengan tegas dirinya ingin katakan berikan waktu 2 tahun untuk melihat kinernya. “Jika tidak ada perubahan saya siap berhenti,” tegasnya.

Ia pun menyentil berbagai calon yang memaparkan program-program yang tidak masuk akal. “Tunjukkan program yang tepat dan masuk akal bagi masyarakat. Saya maju di Manado berarti ada program yang sudah disiapkan untuk mengatasi beberapa permasalahan. Seperti pengembangan perusahaan daerah, pengembangan sumber daya manusia (SDM), menyelesaikan permasalahan banjir, kebersihan, kemacetan dan kemiskinan,” tuturnya.

Lanjut dia, sebenarnya mengatasi masalah banjir dan macet di Kota Manado sangatlah mudah. Contohnya buat drainase sekunder, primer dan tersier. Buatlah saluran air dari hilir sampai ke laut harus lebih luas lagi. “Sedangkan kemacetan harus adanya aturan yang tegas agar para pengendara resah seperti biaya tilang Rp200 ribu. Kedua tambahkan pembangunan jalan jika mau bekerja,” beber Yongkie.

Terkait perusahaan daerah harus tempatkan orang-orang berkompeten dan mau bekerja. Tidak harus melihat dia dari latar belakang apapun. “Jika dengan saya tidak ada kata saudara untuk menjadi pegawai. Jika profesional yang bekerja harus dipertahankan,” tambahnya.

Perusahaan daerah harus menjadi tempat bagi masyarakat Kota Manado guna mengurangi penganguran. Untuk masalah kebersihan. “Saya melihat saat ini kebersihan hanya di pagi hari tetapi siang dan sore kotor lagi. Jika saya terpilih akan disiapkan tim kebersihan pagi, siang dan sore agar terus terlihat bersih,” ujarnya.

Limen menyampaikan visi utamanya menjadikan Kota Manado harus mandiri. “Mari jadikan Kota Manado menjadi Kota Wisata jangan hanya Bunaken saja ditampilkan. Begitupun dengan anak-anak yang putus sekolah di daerah kepulauan. Ini perlu diperhatikan bersama,” pungkasnya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed