oleh

Tahun Kedua Cap Go Meh Minahasa dan Aksi 5 Tang Sin

Minahasa, Barta1.com – Setelah sukses Festival Cap Go Meh di Kota Bitung, Bioh Ghiok Cheng, Song Cheng dan Thai Cheng kembali menampilkan parade Cap Go Meh untuk kedua kalinya di Minahasa, tepatnya Pineleng satu, Kecamatan Pineleng, Minggu (9/2/2020). Sebelumnya digelar pada tahun 2019.

“Adanya parade Cap Go Meh pada hari ini merupakan bagian dari hiburan dari seluruh masyarakat Pineleng,” ungkap salah seorang warga, Veren Kosoh.

Sekiranya Festival Cap Go Meh terus dipertahankan dan dilestarikan di Minasaha. Jika di Minahasa sudah ada tidak perlu jauh-jauh ke Kota Manado dan Bitung untuk melihatnya.

“Kebangaan kami ketika melihat parade tersebut diikuti anak-anak muda asal Pineleng baik melakukan ritual, arak-arakan sampai mengikuti atraksi yang ada dan terlihat semua masyarakat termasuk saya sangat terhibur,” kata Veren.

Sedangkan salah satu peserta Cap Go Meh, Bryan Tambajong mengatakan, ini menjadi pembelajaran dan suatu pengalaman yang tidak bisa dilupakan. Ada banyak diperoleh mengikuti Cap Go Meh.

Klenteng atau Bioh Ghiok Cheng, Song Cheng dan Thai Cheng di Minahasa sudah ada sejak tahun 2016 tepatnya Pineleng Satu,” ujar Ketua Yayasan Esa Pakasa, Josef Raimond Sumampouw.

Ia menyebutkan kebiasaan setelah mengikuti ritual dengan memasukan arca atau kioh yang disimbolkan seperti parade atau mengelilingi suatu tempat yang telah diijinkan serta memasukan kembali ke tempat semula yaitu Altah.

Ia menambahkan, kioh merupakan tempat bernaung arca-arca yang disimbolkan sebagai roh-roh suci dimana diusung untuk mengelilingi tempat yang sudah diijinkan contohnya saat ini akan dilaksanakan di Pineleng Satu. “Saya berharap kedepannya di Minahasa itu sendiri sudah ada klenteng,” pungkas Josef.

Tercatat ada 5 tang sin yang ikut dalam Festival Cap Go Meh sehingga masyarakat sangat antusias menyaksikannya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed