oleh

Diterpa Isu Virus Corona, Ribuan Warga Manado Saksikan Cap Go Meh

Manado, Barta1.com – Puncak perayaan Cap Go Meh 2020 (Goan Siau 2571) di Kota Manado, Sabtu (08/02/2020), setelah 14 hari dari perayaan Tahun Baru China, berlangsung sangat meriah dan spektakuler.

Ribuan warga Kota Manado dan sekitarnya tumpah ruah di jalan protokol dan di depan Klenteng Ban Hing Kiong kompleks Pacinan. Dalam perayaan keagamaan tersebut, dijuga ditampilkan pawai non ritual, diantaranya Tarian Kabesaran, Paskibraka Kota Manado, Marching Band Satpol PP Manado, Musik Bambu, BKSAUA, FKUB/Duta Harmoni, Masamper, mobil hias, dan atraksi lainnya dari siswa SD dan SMP di Manado.

Wali Kota Manado, Vicky Lumentut menyampaikan selamat Tahun Baru China, dan selamat merayakan Cap Go Meh disaat ini, dimana ritual keagamaan umat Budha di Kota Manado yang dirangkaikan dengan kegiatan Pemkot Manado. Kegiatan ini semakin memperkuat kerukunan yang ada di Kota Manado ini, yang dikenal dengan rumah besar keberagaman, suku, agama, ras dan budaya.

“Saya titipkan Manado semakin maju, Manado semakin baik dan Manado tetap rukun, selamat menyaksikan perayaan Cap Go Meh, rakyatku Kota Manado dan sekitarnya. Juga selamat datang para turis mancanegara untuk menyaksikan atraksi budaya ini,” ujarnya.

Hengky Wijaya, Ketua Etnis Tionghoa, mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkot Manado yang sudah mengsuport kegiatan Cap Go Meh (Goan Siao) 2571.

Menurut Hengky, memang perayaan Cap Go Meh kali ini kurang meriah dikarenakan isu virus corona. Tapi kenyataan Kota Manado tetap aman dan damai, serta Cap Go Meh bisa berjalan dengan baik.

“Kami berharap semoga tahun mendatang Cap Go Meh akan terus dilaksanakan dan lebih daripada yang ada sekarang,” ucapnya.

Saat ditanya Cap Go Meh banyak menampilkan budaya Minahasa? “Itulah yang kami butuhkan. Memang sejak dahulu siapa saja budaya yang ada kita gabungkan di sini. Seperti kita bersama ada budaya Sangihe seperti masamper, budaya adat Bantik, yang ikut meramaikan perayaan Cap Go Meh. Karena Kota Manado milik kita bersama, dan Manado Kota yang diberkati,” ungkap Hengky.

Desmolen Tatontos (45) dan Hesty Tambene (28) warga yang tinggal di Kelurahan Molas dan Sindulang 2 yang turut menyaksikan perayaan Cap Go Meh, mengaku sangat senang. “Perayaan kali ini sangat tertib mulai dari keamanan, sehingga kenyamanan kami selaku pengunjung ikut terjaga,” ujar mereka.

Hadir juga menyaksikan Cap Go Meh, Wakil Wali Kota Manado, Mor D Bastiaan, Kadis Pariwisata Sulut, mewakili Gubernur Sulut, Forkopimda Kota Manado, Kadis Pariwisata Kota Manado, Lenda Pelealu, dan Wakil Ketua DPRD Manado, Adrey Laikun.

Peliput : Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed