oleh

Bimtek di Jakarta, Aaltje-Nortje Ungkap Peran DPRD Manado

Manado, Barta1.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPKM) Universitas Ibnu Chaldun, di Nov-Hotel Jakarta, 26-29 Jamuari 2020.

Kegiatan Bimtek selama empat hari ini, mengambil tema: Peningkatan Kapasitas, Pesan dan Fungsi DPRD Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Ketua DPRD Manado, Aaltje Dondokambey peningkatan peran DPRD harus bisa diwujudkan dalam beberapa fungsi. “Pertama representatif yang mengartikulasikan keprihatinan, tuntutan, harapan, dan melindungi kepentingan rakyat ketika kebijakan dibuat,” katanya saat dihubungi, Selasa (28/1/2020).

Ini menjadi sebuah kewajaran mengingat aspirasi masyarakat mengandung banyak kepetingan atau tuntutan yang terkadang berbenturan satu sama lain.

“Tawar menawar politik dimaksudkan untuk mencapai titik temu dari berbagai kepentingan tersebut. Sehingga suara masyarakat yang diwakilkan ke DPRD bisa tersampaikan dengan tepat,” ujar kakak dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey ini.

Sedangkan dalam peningkatan peran yaitu dengan melakukan administrasi yang berarti menilai atau menguji dan bila perlu berusaha mengubah tindakan-tindakan dari badan eksekutif.

“Jadi dalam hal ini DPRD harus ikut andil dan tidak boleh acuh tak acuh terhadap kebijakan pemerintah daerah yang bermasalah atau sedang dipermasalahkan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Manado, Nortje Van Bone, mengatakan peran dan fungsi DPRD perlu dilakukan secara maksimal. “Merupakan kebutuhan yang harus diupayakan serta diperjuangkan solusinya agar dapat melaksanakan tugas, wewenang dan hak-haknya secara efektif sebagai wakil rakyat di pemerintahan daerah. Pencapaian yang optimal sangat tergantung dari peran dan fungsi DPRD yang disertai dengan kapasitas yang memadai,” tutur mantan Ketua DPRD Manado periode lalu ini.

Berhasil atau tidaknya peningkatan kapasitas, peran dan fungsi DPRD dapat diukur dari seberapa peran aktif DPRD dalam pembangunan pelayanan ketika mendengar aspirasi rakyat. “Masyarakat yang menilai sendiri,” pungkasnya.

Penulis : Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed