oleh

Striker Tumpul, 2 Gol Herrie Lontoh Menangkan Sulut United Atas Persmin

Manado, Barta1.com – Kendati cukup banyak peluang di depan gawang, namun Dani Namangge, Eksel Runtukahu dan Michael Rumere gagal mengkonversi menjadi gol.

Tiga pemain yang di-plot Pelatih Kepala Sulut United FC, Ricky Nelson sebagai penyerang terlihat masih tumpul saat lawan Persmin Minahasa dalam partai ujicoba berlebel laga amal penggalangan dana bencana Sangihe, di Stadion Klabat Manado, Sabtu (25/1/2020).

Lihat saja, dua gol kemenangan Sulut United justru diciptakan second striker Herrie Samsudin Lontoh yang bermain sangat baik. Gol pertama lahir setelah dia menerima asist yang piawai dari Michael Rumere. Sedangkan gol kedua benar-benar aksi brilian dari Herrie Lontoh.

Meski menang Ricky Nelson tampak belum puas. “Ini ujicoba pertama setelah anak-anak ditempa latihan fisik selama dua minggu di Manado dan Tomohon. Kita masih mencari formasi terbaik,” kata Ricky usai pertandingan.

Ia mengakui lini depan tidak mencetak gol tapi mereka punya peluang. “Dani, Eksel dan Rumere punya peluang tapi gagal berbuah gol. Anak-anak terlihat kekelahan setelah latihan fisik sehingga mereka kesulitan bermain cepat. Semoga ujicoba berikut permainan mereka mulai terlihat,” ujarnya.

Sulut United masih butuh 4 sampai 5 ujicoba sebelum Liga 2 Indonesia 2020 bergulir secara resmi pada 13 Maret 2020. “Saya ingin setiap pekan ada ujicoba. Termasuk agenda selanjutnya ujicoba di Kotamobagu. Tapi saya masih melihat kondisi lapangan, sebab gara-gara lapangan tidak baik, Elthon Maran jadi korban dan tidak bisa turun saat lawan Persmin,” beber Ricky.

Laga yang berlangsung 30×3 dipimpin wasit nasional, Tomi Manggopa dipadati ratusan pendukung setia Sulut United yang menyaksikan langsung dari tribun utama.

Pelatih Kepala Persmin Minahasa, Rudi Manumpil mengakui anak asuhnya kalah kelas. “Hanya saja perlu apresiasi karena tanpa latihan anak-anak bisa menjalankan instruksi dengan baik. Saya akui kami tidak berlatih untuk pertandingan ini dan Sulut United sudah terstruktur dengan baik. Kalau sempat latihan 2 hari saja mungkin hasilnya lain. 2 gol tercipta setelah saya menarik pemain inti digantikan dengan cadangan. Kan laga ujicoba semua harus bermain,” ujarnya.

Dalam laga amal tanpa dipungut biaya tiket, penonton secara suka rela memberikan sumbangan untuk bantuan bencana alam yang terjadi dibeberapa kecamatan di Sangihe.

PSSI Sahkan Sulut United FC

Akhirnya nama Bogor FC Sulut United resmi berganti menjadi Sulut United. Kepastian ini setelah PSSI mengesahkan dalam Kongres Tahunan di Bali, Sabtu (25/1/2020).

Dengan demikian untuk musim ini nama Bogor FC akan dilepaskan dari nama klub Sulut United. Manajemen Sulut United berharap perubahan ini membawa semangat baru menghadapi musim 2020. Tidak hanya nama klub, nama PT yang mengelola pun telah berubah menjadi PT Sulut Bola Prima.

“Kami bersyukur tidak ada kendala yang dijumpai saat proses perubahan nama. Semoga ini menjadi suntikan semangat untuk Liga 2 nanti. Sulut United resmi menjadi milik warga Sulut,” ujar Presiden Sulut United, Bima Sinung, yang hadir di Kongres Tahunan PSSI bersama Manajer Tim Muhammad Ali Ridho.

Dia berterimakasih kepada Asprov Sulut yang telah membantu dalam proses perubahan tersebut. “Alhamdulillah, puji tuhan, proses yang panjang untuk perubahan nama sudah dilalui dengan baik. Terima kasih juga untuk Asprov PSSI Sulawesi Utara yang banyak membantu dalam proses perubahan ini. Semoga menjadi awal dari kebangkitan sepakbola Sulawesi Utara,” tambahnya.

Adapun saat musim 2019, Sulut United masih menggunakan nama Bogor FC Sulut United. Kondisi itu sesuai dengan aturan yang dikeluarkan PSSI. Namun untuk kepentingan komersil, manajemen diperbolehkan menggunakan nama Sulut United saja.

Peliput: Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed