oleh

Pontowuisang Kakauhe: PPLPD Manado Sarana Lahirkan Atlet Berprestasi

Manado, Barta1.com – Meski anggaran bagi Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Manado terus menurun, namun atlet berprestasi terus bermunculan. Jika tahun 2019 dianggarkan melalui APBD mencapai Rp1 miliar, untuk 2020 malah berkurang dari angka itu.

“Iya, ada penurunan anggaran. Sehingga berimbas bagi uang saku atlet yakni Rp700 ribu per bulan. Padahal tahun sebelumnya Rp800 ribu per bulan dan pelatih tetap Rp2,5 juta per bulan,” kata Sekretaris Pemuda dan Olahraga Manado, Pontowuisang Kakauhe, di Stadion Klabat Manado, Selasa (21/1/2020).

Ia mengatakan ada enam cabang olahraga (cabor) di PPLPD Manado yakni 6 cabor, tinju, pencak silat, karate, atletik sepakbola dan anggar. “Hari ini 57 orang atlet dites awal lagi. Ini jumlah lama, ada juga atlet yang berhalangan hadir sebanyak 7 orang,” ujar pria asal Sangihe ini.

Para atlet ini dites lagi untuk dilihat sejauh mana kondisi mereka sehingga para pelatih akan melihat dari mana latihannya. “Jadi tidak istilah lolos atau tidak mereka masuk PPLPD, ini hanya tes awal saja. Umur mereka juga bervariasi, karena tidak ada batasan umur selama dia masih sekolah. Tapi kami punya strategi kami mengambil atlet dari SMP biar pembinaan lama,” kata Kakauhe.

Disebutkan lagi, PPLPD Manado memiliki muara pembinaan yang mengarah ke prestasi. “Tapi sekrang level pembibitan karena baru berlangsung selama 2 tahun. Namun bisa dilihat hasilnya. Ketika Popnas lalu dari 6 cabor yang ikut, Sulut raih 2 emas melalui atletik dan pencak silat. Lalu 3 perunggu dari taekwondo dan 2 dari pencak silat yang merupakan binaan PPLPD Manado. Juga pada kejuarnas tinju di Aceh meraih 4 medali emas,” pungkasnya.

Peliput: Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed