oleh

Dikecam Fans PSMS dan Tekad Natanael Siringoringo Bersama Sulut United

Manado, Barta1.com – Sebelum menginjakkan kaki di Sulawesi Utara, Natanael Siringoringo dikecam habis-habisan oleh fans beratnya di PSMS Medan melalui media sosial. Dia dituding sebagai penghianat dan mata duitan.

“Ah saya tak mau berkomentar lebih soal itu. Biasa itu, karena saya orang Medan dan bergabung dengan Sulut United adalah pilihan saya. Tapi saya tak ingin melupakan PSMS Medan yang sudah membesarkan nama saya,” katanya usai latihan hari kedua di Stadion Klabat Manado, Kamis (16/1/2020).

Maklum saja mereka beraksi seperti itu karena dia merupakan pemain andalan di lini depan tim berjuluk Ayam Kinantan pada Liga 2 2019 dan menjadi salah satu bintang hingga babak 8 besar.

Namun apa lacur, Natanael telah mendarat dan menerima pinangan manajemen Sulut United untuk mengarungi musim kompetisi Liga 2 2020. Dua hari sesi latihan di Stadion Klabat Manado, pemain kelahiran Medan 18 September 1999 menunjukkan kualitas mumpuni. “Saya bertekad memberikan yang terbaik buat Sulut United. Dan terima kasih atas sambutan luar biasa warga Sulut. Saya berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Sulut dan menjawab kepercayaan publik,” ujarnya.

Anak muda pemilik 14 caps bersama PSMS Medan ini sangat bersemangat dan ingin menunjukan kelasnya sebagai salah satu calon bintang di Sulut United.

Ditanya target gol? “Saya pikir semua pemain memiliki keinginan untuk mencetak banyak gol. Namun paling penting memberikan yang terbaik untuk klub. Soal kesempatan cetak gol itu adalah kepercayaan dari yang maha kuasa,” ujar pemain yang sempat mengikuti seleksi Timnas U-19 Sea Games 2019.

Namanya Belum Lama Mencuat

Nael sapaan akrabnya, dulunya di Medan cukup dikenal sebagai pemain futsal. Sosok striker bernomor punggung 10 ini mencuat ketika debut perdananya di Stadion Teladan Medan ketika bersua Perserang Serang, 6 Juli 2019. Oleh sang pelatih, Abdul Rahman Gurning, Nael dipercaya turun sebagai starter eleven dengan meminggirkan stiker utama, Aldino.

Meskipun belum bisa mencetak gol, namun permainan Nael hari itu mendapat pujian dari Gurning. Apalagi PSMS sukses meraih kemenangan di laga itu. Bahkan setelah debutnya itu, Nael terus dipercaya Gurning hingga PSMS kini nangkring di posisi dua klasemen sementara Grup A Liga 2.

Ia merupakan pentolan tim futsal SDR Binjai. Meski belum sampai membawa namanya masuk ke jajaran elit Tim Futsal Sumut, namun Nael cukup dikenal sebagai pemain futsal terbaik di Kota Rambutan.

Hingga pada suatu saat sebagaimana dikutip dari medanbisnisdaily.com, Natanael dipanggil Polresta Binjai untuk bergabung bersama tim sepakbolanya dalam turnamen Kapoldasu Cup, beberapa waktu.

Singkat cerita, walaupun Tim Polresta Binjai gagal lolos dari penyisihan grup, namun permainan Nael dilirik pemandu bakat. Oleh talent scouting menyodorkan namanya agar masuk ke dalam seleksi pemain PSMS jelang Liga 2 bergulir.

Hingga akhirnya Natanael pun terpilih masuk. Pelatih Abdul Rahman Gurning kepincut dengan permainan anak muda ini. Natanael pun dikontrak PSMS hingga mengenakan seragam kebanggaan hijau-hijau milik PSMS.

Berseragam PSMS membuat mimpi Natanael terus berlanjut. Natanael dipanggil mengikuti seleksi pemain Timnas U-22 yang dipersiapkan untuk Sea Games 2019 di Filipina di bawah asuhan Pelatih Indra Sjafri.

Peliput: Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed