oleh

Mokalu: Terima Kasih Komisi III Tapi Maaf Solar Silakan Ambil Lagi

Manado, Barta1.com – Aksi patungan Komisi III DPRD Manado membeli 289 liter solar untuk eskavator penggeruk sampah di TPA Sumompo berbuntut panjang. Pasalnya, tindakan ‘pencitraan’ ini langsung ditanggapi Kadis Lingkungan Hidup Manado, Treesje Mokalu.

“Pertama, terima kasih kepada Komisi III DPRD Manado yang telah peduli dengan Dinas Lingkungan Hidup Manado. Tapi mohon maaf solar yang diberikan tidak akan kami gunakan. Dan silahkan diambil kembali,” kata Mokalu, Sabtu (4/1/2020).

Kenapa demikian, karena pihaknya tidak tahu motif pembelian solar tersebut. Ia pun mengatakan DLH selalu melaksanakan tugas sesuai aturan. “Apakah ini sumbangan, hibah, atau lain-lain? Saya bingung dan tidak mengerti. Kami takut penggunaannya salah aturan,” ujar mantan Camat Sario ini.

Wanita enerjik ini mengatakan, awalnya memang ada permintaan dari personil Komisi III DPRD Manado, Ronny Makawata, Jean Sumilat, Lucky Datau dan Jurani Rurubua, akan berkunjung ke TPA Sumompo. Tapi dirinya belum sempat bergabung karena sedang melaksanakan rapat internal DLH.

Komisi III memang mendapati ada alat berat (eskavator) yang tidak beroperasi. Tapi alat berat tersebut dalam keadaan rusak. Sedangkan alat berat lainnya tidak beroperasi karena sudah kehabisan anggaran.

Mereka lalu menawarkan mau membeli solar untuk operasi kelancaran alat berat tersebut. Tapi dirinya melarang karena sudah ada petugas yang membelinya dan sedang antri di SPBU. “Jadi tidak perlu pembelian dari mereka. Saya sempat bersikeras dengan mereka,” ujar Mokalu lagi.

Mengenai kehabisan anggaran yang dimaksud adalah yang tertata dalam APBD 2019 di DLH Manado. Sedangkan anggaran baru di tahun 2020 masih belum berjalan. “Kan anggaran BBM ikut tertata di APBD 2020. Jadi untuk sementara (anggaran) masih ditekel oleh kadis untuk pembiayaan,” terangnya sembari menambahkan kalaupun ada kebijakann yang diambil kondisikan ketika APBD 2020 sudah berjalan.

Peliput: Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed