oleh

Kendaraan Penggaruk Sampah Tak Jalan, Ronny Makawata Cs Patungan Beli Solar

Manado, Barta1.com – Hari kedua masuk kantor, Komisi III DPRD Manado tinjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo Lingkungan II, Kecamatan Tuminting, Sabtu (04/01/2020).

Menarik, saat turun lapangan itu mereka mendapati 50 truk dan 10 motor sampah yang berjejeran di samping kiri kanan ruas jalan lokasi TPA.

Penyebabnya, 5 alat penggaruk sampah atau eskavator merk komatsu, 4 diantaranya rusak berat dan satu lagi jalan, tapi kehabisan bahan bakar minyak (BBM) berupa solar.

Ketua Komisi 3, Ronny Makawata yang didampingi Lucky Datau, Jean Sumilat Kodoati, dan Jurani Rurubua sempat terheran-heran dengan kondisi itu.

Hanya saja mereka tak tega membiarkan kendaraan penggaruk sampah tak jalan. Ronny Makawata Cs pun mencari solusi dengan secara patungan mengumpulkan uang membeli 250 liter solar. “Iya bagaimana, pihak Dinas Lingkungan Hidup Manado yang ditelp mengaku tak punya dana untuk membeli solar. Saya telah menghubungi Kabid Pengelolaan Sampah Pak Frangky, pengakuannya kehabisan dana membeli solar,” ujar Ronny pada Barta1.com.
Sehingga peralatan yang ada dilokasi sampai detik ini tidak jalan, yang menjadi tanda tanya bagi masyarakat kota manado, terlebih kami Anggota DPRD kalau memang tidak kehabisan solar.

Komisi III membeli solar secara patungan agar antrian 50 truk sampah boleh segera terbuang. “Karena kalau menunggu besok hari akan ada ketambahan sampah lagi. Mengingat hari raya Tahun Baru masyarakat banyak membuang sampah,” katanya sembari menambahkan DLH Manado hingga saat ini belum ada jaminan membeli solar.

Koordinator TPA Sumompo, Max Lalenoh (56) menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Manado yang telah memberikan solusi dan reaksi cepat membeli solar. “Sekali lagi terima kasih,” ucap Max.

Peliput: Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed