oleh

Awal Ngantor, Komisi III DPRD Manado Tinjau Lokasi Rawan Banjir

Manado, Barta1.com – Tak tunggu waktu lama empat personil Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Ronny Makawata, Lucky Datau, Jeane Sumilat, dan Jurani Rurubua mulai masuk kantor.

Fantastisnya, mereka turun lapangan meninjau lokasi beberapa kelurahan. Diantaranya Tikala, Lawangirung dan Pinaesaan, Jumat (03/01/2020).

Sesuai yang ditemukan di lapangan bahwa selokan dan drainase tidak sesuai yang diharapkan sehingga terjadi kebanjiran di kelurahan-kelurahan tersebut. “Drainase yang ditutup dan salurannya tidak berfungsi,” ujar warga Lawangirung Lingkungan 1.

Menurut mereka yang tinggal di Kampung Kodo tersebut, sumber banjir berasal dari selokan yang berada di depan sekolah Yayasan Don Bosco Manado. “Dimana selokan sudah banyak tumpukan sampah berupa botol-botol air mineral, sehingga air yang mengalir tidak bisa berjalan dengan lancar. Akibat sampah yang tertumpuk maka air hujan meluap ke jalanan dan rumah rumah warga sekitarnya,” beber mereka.

Hal yang sama terjadi di Kelurahan Tikala Kumaraka. Menurut Ketua LPM Erwin Sondakh, hujan 15 hingga 30 menit mengakibatkan ruas jalan tergenang air. “Kami bersyukur ada perhatian dari DPRD Manado yang meninjau langsung selokan dan drainase yang dipenuhi dengan sampah plastik,” ujarnya.

Ketua Komisi III, Ronny Makawata mengatakan kondisi itu lebih disebabkan perencanaan yang kurang maksimal. “Dalam setiap rapat paripurna saya selalu sampaikan bahkan beberapa kali hearing dengan dinas terkait bahwa ketika ada proyek pembuatan drainase jangan hanya setengah-setengah,” paparnya.

Harusnya kata dia, semua pihak belajar dari kejadian bencana tahun 2014. “Bayangkan sudah hampir 9 tahun genangan air yang curah hujan tinggi, Pemkot Manado tidak mampu memberikan solusi. Saya pikir ada yang salah dalam perencanaan, akibatnya masyarakat yang mengalami dampak buruk itu,” ujar pria yang biasa disapa Roma ini.

Kedepannya Komisi III akan mengundang seluruh dinas terkait untuk menggali informasi sejauh mana realisasi program APBD 2019. “Setelah menerima laporan, kami akan kroscek terlebih dahulu. Dan meninjau langsung lokasi proyek, apa benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada,” tutur politisi PDIP peraih suara terbanyak Dapil Singkil-Mapanget ini.

Peliput: Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed