oleh

Sangihe Panen ‘Bobengka’

Oleh: Ronny Serang

Memiliki tekstur sangat lembut dengan rasa manis dan gurih. Itu sepenggal deskripsi tentang kue khas Sulawesi utara yang sangat terkenal dan banyak digemari serta diburu para pencinta kuliner, disemua strata sosial baik di Sulut maupun diluar Sulut. Bobengka, demikian kue tradisional Sulut yang jadi favorit ini (favorit saya) disebut.

Entah…siapa menemukan nama atau menyematkan nama tersebut kepada sajian yang sepintas mirip brownies ini hanya saja rasa, bahan dan cara pembuatannya berbeda.

Sehingga karna kepopuleranya ini, saya coba menganalogikan nama bobengka untuk merepresentasikan komplimen kenierja Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dibawah komando Jabes Ezar Gaghana yang secara mengejutkan anak nelayan ini terpilih sebagai bupati berpasangan dengan Helmud Hontong tahun 2017 dengan romantisme dan dialetika politik waktu itu.

Kerja keras dan cerdas selama ini yang dilakukan oleh Pemda Sangihe di drive langsung Jabes Ezar Gaghana menunjukan keberpihakan kepada kepentingan dan kesejahteraan rakyat kabupaten 105 pulau tersebut. Dengan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi tujuan pembangunan.

Eksistensi kinerja yang dilakukan selama ini, merupakan kewajiban yang harus dilakukan dengan hati sebagai pelayan rakyat sehingga hasil kinerja tersebut tak lepas dari penilaian publik.

Tak pelak, hasil kinerja selama ini mendapat apresiasi dan pengakuan dari berbagai pihak baik pemerintah provinsi, pusat maupun lembaga-lembaga yang selama ini concern terhadap pelayanan publik.

Kurang lebih ada tujuh penghargaan yang disabet oleh Pemda Sangihe dari berbagai bidang pelayanan publik sepanjang tahun 2019, ini menjadi bukti konkrit program dan kinerja selama ini tepat sasaran.

DAK Tertinggi Kabupaten/Kota se-Sulut

Untuk Tahun 2019 Kabupaten Kepulauan Sangihe, menjadi penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tertinggi dari semua 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Data dari Badan Keuangan Daerah Sangihe untuk DAK fisik 170 M ini merupakan penghargaan dan apresiasi dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Kepulauan Sangihe karna kenerja Pemda selama ini dan jumlah ini sangat luar biasa bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Bangga? Sudah pasti. Karna meningkatnya penerimaan DAK tersebut memiliki variabel yang jelas yaitu berbasis kinerja.

“Peningkatan jumlah DAK yang fantastis tersebut disebabkan kinerja Pemda sangat baik, terutama dalam hal pengelolaan keuangan, seperti diketahui Sangihe meraih opini WTP dan BPK terhadap laporan keuangan daerah. Jadi jelas peningkatan jumlah DAK itu variabelnya kinerja Pemda,” ujar Sekda Sangihe Edwin Roring.

Keberhasilan Kabupaten Kepulauan Sangihe, meraih opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI lima kali berturut – turut menunjukan kominten Pemda Sangihe dalam pengelolaan keuangan daerah sesuai koridor, transparan dan accountable.

Sehingga meningkatnya penerimaan DAK 2019 tersebut berefek pada terbangunnya sejumlah infrastruktur selama ini menjadi kerinduan sebagian masyarakat yang ada di beberapa wilayah seperti Kampung Kedang dan daerah lainnya saat ini menikmati pembangunan jalan dan infrastruktur pertanian seperti irigasi.

Maka dengan terbangunnya sejumlah infrastruktur tersebut akan berdampak pada peningkatan taraf ekonomi dan kesejahteraan karna masyarakat memiliki akses ekonomi yang baik.

Pengelola APBD Terbaik Dari Katadata Insight Center

Salah satu penghargaan yang prestisius dari sekian banyak penhargaan diterima selama 2019 ini, penghargaan atas efektifitas pengelolaan APBD. Ini salah satu isyarat bahwa indeks kinerja pengelolaan APBD di Kabupaten Sangihe dilakukan secara profesional, transparan dan tepat sasaran.

Pengelolaan dan penggunaan APBD benar-benar dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan ekonomi. Atas prestasi tersebut juga Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana terpilih salah satu dari tiga orang bupati seluruh Indonesia menjadi panelis oleh Katadata Insight Center belum lama ini.

Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Badan Publik di Sulut

Undang – undang No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik menjadi salah satu regulasi yang diimplementasikan dan dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Sangihe pada semua jajaran dan tingkatan pemerintahan dalam pelayanan.

Pengimplementasian produk hukum yang diundangkan pada 30 April 2008 ini, membuat Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi peringkat pertama di Sulut dalam hal keterbukaan informasi badan publik dari Komisi Informasi Provinsi Sulut.

Pengakuan ini menjadi indikator bahwa Pemda Sangihe sangat terbuka pun dalam hal berkomunikasi baik vertikal maupun secara horisontal. Pemda Sangihe juga memposisikan diri sebagai badan publik yang siap dikritik apabila ada kebijakan yang dianggap tidak tepat tentu harus disampaikan dengan cara yang santun sebagaimana tata krama dan norma yang berlaku.

Akan tetapi, keterbukaan dan transparansi tersebut ada saja dimaanfaatkan secara salah oleh orang tertentu dengan mengkritik pemerintah (Sangihe) tidak secara objektif tapi lebih kepada subjektif oleh karna interest pribadi dibumbuhi narasi – narasi untuk membungkus tunjuan tertentu agar terlihat kritis, padahal hanya didasarkan pada suka tidak suka.

Walaupun banyaknya bobengka prestasi, apresiasi dan bahkan pengakuan selama tahun 2019 ini. Terhadap kinerja pemerintah, akan tetapi masih banyak yang harus dikerjakan, dibenahi dan ditingkatkan untuk kesejahteraan masyatakat yang menghuni 26 pulau di tanah Tampungang Lawo.

Demi terwujudnya tujuan pembangunan baik dibidang kesehatan meskipun juga pada tahun 2019 Sangihe mendapat penghargaan kabupaten sehat dari Kemenkes, bidang pendidikan dan ekonomi.

Tentu, dukungan dan doa masyarakat Tampungang Lawo (Sangihe) akan menjadi spirit bagi pemerintah yang dipimpin bupati Jabes Ezar Gaghana dalam bekerja mewujudkan daerah yang maju, sejahtera dan mandiri di tahun 2020 mendatang dan teruslah bekerja Mawu Dumendingang.

PENGHARGAAN 2019

-Penghargaan dari BPK-RI Opini WTP atas Laporan keuangan 2018

-Penghargaan Golden Award untuk Pemkab Sangihe dari SIWO PWI atas kepedulian memajukan Olahraga

-Penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha untuk Pemkab Sangihe atas Penataan Transportasi Publik

-Penghargaan untuk Pemkab Sangihe atas Kinerja dan Efektifitas Pengelolaan APBD

-Penghargaan Swasti Saba Wistara Kabupaten Sehat untuk Pemkab Sangihe

-Penghargaan Kabupaten Peduli HAM untum Pemkab Sangihe

-Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Badan Publik Tingkat Sulawesi Utara.

Somahe Kai Kehage !
Selamat Menyongsong Tahun Baru 2020 (*)

Penulis, wartawan tinggal di Sangihe

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed