oleh

Elly Lasut Langsung Kritik Pemerintahan Sulut Hebat

-Berita, Polmas-8.839 views

Manado, Barta1.com — Elly Engelbert Lasut (E2L) mendaftarkan dirinya sebagai calon gubernur Sulawesi Utara di DPW Nasdem Sulut, Senin (09/12/2019) pagi. Saat itu dirinya langsung mengkritisi beberapa kelemahanan dalam pemerintahan Olly Dondokambey-Steven Kandouw yang dikenal dengan jargon “Sulut Hebat”.

“Jangan termakan dengan berbagai slogan saat ini yang dibuat Pemerintah Provinsi Sulut, tetapi pencapaiannya tidak ada,” kata Bupati Talaud terpilih ini, namun tak kunjung dilantik.

Baca juga: Saya Tidak Percaya Karir Politik Elly Akan Berhenti Sebagai Bupati

Baca juga: Elly Lasut Sebagai Zoon Politicon

Hal pertama yang dimaksudnya adalah kualitas pendidikan. Dia menyorot lulusan SMA dan SMK Sulawesi Utara yang tahun ini yang nyaris menyentuh dasar klasemen dari 24 provinsi. Tak lupa sorotan yang sama diarahkan pada tenaga pengajar dan kepala sekolah.

Baca juga: Bartagrafis: Astaga, Kepala Sekolah se-Sulut di Bawah Rata-rata…

Baca juga: Bartagrafis: Sulitnya Lulusan SMK Menembus Dunia Kerja

“Kita lihat saja kualitas kelulusan anak-anak SMA dan SMK di Sulut di bawah Papua. Sulut justru ada di peringkat 32 terkait lulusan SMA dan SMK, Kualitas guru urutan 20 dan Kualitas Kepala Sekolah posisi ke 25. Peringkat seperti ini harus kita berantas,” ungkap E2L di depan tim penjaringan, masing-masing Victor Mailangkay, Peggy Rumambi, Edwin Assa, Nico Tampi dan Stenly F Mewengkang..

Yang membuat dirinya miris kondisi itu kini terjadi padahal dulu Sulut dikenal sebagai daerah dengan kualitas pendidikan terbaik. Bahkan menurut Elly, warga Malaysia pun datang menuntut ilmu di sini.

Kritik berikutnya diarahkan pada komoditi perkebunan yang membuat hidup petani nelangsa. Hal dimaksud E2L adalah Cengkih, Kopra dan Pala, berbagai hasil perkebunan nomor 1 Bumi Nyiur Melambai. Harga ketiga komoditi ini merosot, padahal menurut dia pemerintah tinggal masuk bursa pasar di Jakarta.

Baca juga: Nyiur Tak Melambai dan Jeritan Petani Kopra

“Kita ketahui bersama, ada banyak Doktor di pemerintahan Provinsi Sulut, kenapa tidak bisa diperjuangkan itu hak-hak masyarakat petani,” kata E2L.

Selain pendidikan dan komoditi, Elly juga berniat mendorong perluasan jaringan internet ke pelosok bila nanti diperkenankan terpilih sebagai Gubernur Sulut. Internet menurut dia demi meningkatkan akselerasi pengetahuan masyarakat. Ketiga masalah itu adalah komitmen yang menjadi jawaban atas pertanyaan yang diajukan Edwin Assa, personil tim penjaringan Nasdem.

“Dan komitmen saya yang lain, hanya mendaftar di Partai Nasdem Sulut saja, tidak untuk partai lain. Jika saya tidak diusung saya tidak akan maju calon gubernur, itu komitmen saya,” tegas ayah dari politisi Nasdem Hillary Brigita Lasut ini.

Di sisi lain, dia juga ditanya soal pelantikan sebagai Bupati Talaud. Yang pasti kata E2L, dilantik atau pun tidak dia tidak akan mundur dari pencalonan sebagai Gubernur Sulut.

Baca juga: Elly, Hillary dan Pilgub 2020

“Jika diusung, saya optimis menang. Di belakang saya saat ini ada 100 ribuan relawan dan saya akan buktikan kepada tim penjaringan pada Februari 2020 nanti,” cetus E2L

“Saya sudah pernah ditangkap, dikhianati dan dijebak, tetapi masih banyak yang mendukung dan menyanyangi saya,” tambah dia.

Victor Mailangkay selaku Sekretaris DPW Nasdem Sulut menyatakan setidaknya ada 30 nama bakal calon yang sudah mengkonfirmasi untuk mendaftar, semuanya berkualitas. Namun seluruh keputusan soal siapa pasangan calon gubernur dan wakil nantinya ada di tangan pengurus Nasdem pusat. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 comment

News Feed