oleh

Kenalkan, Amalia Landjar, Politisi Petarung dari Boltim

-Berita, Polmas-1.654 views

Setidaknya ada 9 nama yang diundang PDIP dalam pendaftaran bakal calon bupati/wakil bupati Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur (Boltim). Salah satu yang mencuri perhatian adalah sosok muda bernama Amalia Ramadhan Landjar.

Usianya masih 24 tahun, tapi gadis milenial ini digadang jadi calon terkuat pada Pilkada Boltim tahun depan. Anggapan ini bukan omongan tanpa dasar. Amalia sudah pernah tes ombak dengan ikut Pilcaleg 2019 di kasta tertinggi; DPR RI. Kendati tidak duduk, politisi Partai Amanat Nasional ini bisa meraup 45.242 suara dari 15 kabupaten/kota se-Sulut, dengan 18.345 suara dari daerahnya sendiri Bolmong Timur.

Selalu percaya diri, inilah resep Amalia dalam mengarungi tarung suksesi. Ya, sekali melangkah dengan percaya diri, Amalia pantang mundur. Tak heran modal jiwa petarung ini membuat dia dilirik PDIP dalam undangan pendaftaran tertutup.

“Saya selalu melakukan sesuatu hal, harus percaya diri. Kenapa? orang lain mengatakan saya bisa, kenapa saya harus mengatakan tidak,” ungkap Amelia ketika diwawancarai di Sekretariat DPD PDIP Sulut, Sabtu (7/12/2019).

Sebelum memenuhi undangan si moncong putih, Amalia juga menyempatkan mengisi formulir pencalonan di Partai Golkar. Namun pada dasarnya dia juga bisa diusung langsung oleh PAN yang memiliki fraksi utuh di parlemen Boltim.

“Saya diundang PDIP dari jalur eksternal. Jika ke depannya menjadi kader PDIP saya belum bisa mengatakan itu, kita ikuti proses yang ada saja, apalagi Pilkada juga masih lama,” kata Ketua Laskar Manguni Indonesia Boltim itu.

Kendati menyimpan kekuatan besar, Amalia tak lantas lupa daratan. Dia percaya semua parpol peserta Pilkada akan melakukan tahapan survei. Tidak serta-merta dirinya akan menjadi pilihan utama. Amalia juga percaya kerja keras yang akan menentukan tingkat elektabiliti calon.

Dia mengaku dalam berpolitik banyak belajar dari ayahnya, Sehan Landjar. Nama terakhir adalah Bupati Boltim 2 periode, yang juga akan ikut dalam suksesi Pemilihan Gubernur Sulawesi Utara. Soal ayahnya, Amalia punya catatan panjang.

“Beliau bukan sekadar abah, tetapi guru politik dan guru hukum saya. Dan saya percaya dengan elektabilitas beliau yang pernah menduduki 2 kali DPRD Gorontalo, 2 periode Bupati Boltim dan sudah 37 tahun di dunia Politik sejak dari Gorontalo hingga Boltim hingga ke kancah Sulut nanti. Jika diberikan nilai bagi abah saya akan berikan lebih dari 100%,” ujar Amalia. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed