oleh

Apresiasi Pemuda Pancasila Untuk Kapolsek Melonguane

-Berita, Daerah-1.490 views

Talaud, Barta1.com — Terobosan berbasis sosial kemasyarakatan terus diupayakan Kapolsek Melonguane Ipda Dedi Matahari SH bersama jajarannya. Kegiatan berupa membersihkan tempat ibadah, Memberikan bantuan beras kepada masyarakat dan kegiatan sosial lainnya menjadi perekat hubungan antara Polri dengan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Melonguane.

Apalagi, Kapolsek Melonguane ini membuat ribuan pasang mata ibukota Kabupaten Kepulauan Talaud terpukau dengan mendirikan pohon Natal setinggi 15 meter di jantung Melonguane, serta menggelar Porodisa Christmas Celebration yang dihadiri elemen masyarakat. Hal ini menuai apresiasi dari berbagai kalangan.

Seperti disampaikan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Talaud, Sunarto Bataria, SH. Ia (Bataria-red) menilai, Perwira yang menjabat Kapolsek Melonguane ini merupakan figur muda potensial di tubuh Polri.

“Sebagai ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Talaud, saya mengapresiasi kreativitas dan ide brilian dari Kapolsek Melonguane,” ujar Bataria, Sabtu (07/12/2019).

“Beliau adalah figur muda potensial di tubuh Polri yang menjabat Kapolsek Melonguane mampu mencitrakan Polri sebagai promoter,” kata Bataria.

Bataria juga mengungkapkan, berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilakukan oleh Kapolsek yang akrab disapa Pak Matahari ini, mulai dari membersihkan jalan raya akibat robohnya pohon di jalan, membersihkan rumah-rumah ibadah, memberikan bantuan beras kepada masyarakat, aktif menjaga stabilitas keamanan di Melonguane merupakan bukti nyata keberadaan Polri di tengah – tengah masyarakat.

Lanjut Bataria, figur muda ini mampu memfasiliatasi kebersamaan berbagai elemen masyarakat lewat ribuan bagian warga porodisa menghadiri porodisa chrismast celebration di bundaran lapangan sangkundiman melonguane.

“Ini merupakan ide kreatif dan brilian yang patut dispresiasi positif oleh warga meskipun saya yakin beliau dalam ketulusannya tidak mengharapkannya,” tutur Bataria.

“Karena jauh dari itu beliau ingin memberikan pesan bahwa Porodisa cinta damai, ujung Utara Indonesia yang berbatasan dengan negara filipina tetap berjiwa Nasionalisme dan setia pada Pancasila,” kata Bataria. (*)

Peliput : Evan Taarae

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed