oleh

Dana Lansia dan Honor Rohaniawan Dipertanyakan Saat Reses Bobby Daud

Manado, Barta1.com – Anggota DPRD Manado, Bobby Daud melaksanakan reses kedua di Lingkungan III Kelurahan Karame, Rabu (04/12/2019). Warga terlihat membludak dan melebihi undangan yang ada.

Reses diwarnai dengan beberapa pertanyaan warga. Diantaranya Telly Katiandango yang mempertanyakan dana Lansia kenapa penerimaan dana tersebut hanya diperuntungkan untuk orang-orang tertentu.

“Misalnya orang itu memilih caleg bukan dari Partai yang ditentukan, maka orang itu jelas tidak dapat dana lansia, kalaupun memilih caleg yang ditentukan, maka jelas orang itu mendapat dana lansia,” ujarnya dengan lantang.

Lanjut Telly, dan anehnya ada foto salah satu caleg yang ditentukan. Inikan pembagian tidak manusiawi, tolong ditindaklanjuti hal-hal seperti itu. Dia juga mempertanyakan perihal anggaran buku sekolah, apakah anggaran buku untuk Sekolah Dasar harus dibebankan kepada siswa itu sendiri?

“Karena cucu saya setiap minggu selalu berkata, Oma minta uang, untuk membeli buku. Setahu saya tidak ada prosedur seperti itu. Saya juga pensiunan guru jadi tahu persis,” ujar Telly yang juga warga Kelurahan Karame.

Pertanyaan yang sama juga dilontarkan Ivan Rajab. “Mewakili aspirasi Lansia, saya mempertanyakan tentang dana lansia dan dana rohaniawan. Apakah tertata di APBD Manado atau tidak?,” katanya. Lanjut Rajab kalau tertata kenapa hingga saat ini dana lansia serta imam dan pendeta, belum juga dibayarkan.

Sonny Engka, Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado, menjawab langsung pertanyaan ibu Telly Katiandagho. Menurunya, pada dasarnya setiap sekolah ada dana BOS dan dana tersebut diperuntukkan untuk pembelian buku, serta tidak ada namanya pembelian buku harus dibebankan kepada siswa.

“Kami akan mencatat laporan ini dan akan ditindaklanjuti. Kita bersyukur di Kecamatan Singkil, mulai tahun depan sudah di bangun SMP. Dan itu sudah ada anggarannya,” pungkas Enka.

Bobby Daud pun dengan tenang menjawab pertanyaan. “Ya ada tertata di APBD. Perihal poin-poin pertanyaan masyarakat, seperti masalah dana lansia, insentif rohaniawan dan dana buku saya akan kawal dan memperjuangkan,” ujarnya.

Turut hadir diantaranya perwakilan SKPD, Camat Singkil, Lurah Karame dan Ketua BKMJ Kota Manado. Anggota DPRD Sulut, Ayub Albugis, dan Anggota DPRD Manado Abdul Wahid Ibrahim.

Peliput: Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed