oleh

Komisi 3 DPRD Manado Cek Limbah RS Siloam

Manado, Barta1.com – Setelah mendengarkan laporan masyarakat Paal Dua terkait limbah yang sering dibuang di aliran sungai, Komisi 3 DPRD Manado langsung action. Mereka merespon laporan masyarakat tersebut dengan memantau langsung di lokasi, Senin (02/12/2019) kemarin.

Lokasi sungai beralamat di Jalan Yos Sudarso, Paal Dua, Lingkungan 6 Manado ini bersampingan dengan Rumah Sakit (RS) Siloam Madika Paal Dua.

RS ini beroperasi sejak 1 November 2019, menjadi lokasi utama ditelusuri ditelusuri Ketua Komisi III Bidang Pembangunan, Ronny Makawata dan anggotanya Jurani Rurubua terkait pembuangan ipal.

Keduanya, mempertanyakan RS Siloam yang diwakili Direktur Umum, Dr Paulina, ke mana membuang limbah? Paulina pun menjawab hasil limbah telah diproses sedemikian rupa sesuai standard yang ada. “Dan kami melibatkan konsultan dan pengelolahan limbah. Pun yang dibuang sudah melalui proses pengolahanya,” kata Paulina.

Sayang disinggung soal bukti labotoriumnya, Paulina terkesan mengelak. “Nanti hasil laboratorium akan kami berikan secepat mungkin. Karena proses operasi RS Siloam nanti sepenuhnya pada Januari 2019. Dan kami memenuhi aturan yang ada, salah satunya soal analisis dampak lingkungan (amdal),” katanya.

Makawata dan Rurubua akan mencoba berkordinasi dengan pihak konsultan untuk melihat hasil dari limbah yang ada. Ungkap keduanya.

Dilain pihak, Lurah Paal Dua ketika dikunjungi Komisi 3 tidak berada di tempat. “Lurah lagi tugas luar,” ucap salah satu pegawai kelurahan.

“Kami titip pesan tolong disampaikan kepada lurah agar memperhatikan limbah yang ada. Sebab sungai tersebut jalurnya ke DAS Tondano yang merupakan jalur pengelolahan PT Air Manado, sebagai sumber air minum masyarakat Kota Manado,” pungkas Makawata dan Rurubua.

Peliput: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed