oleh

Harga Tiket Majestic Kawanua Naik Dipicu Pengurangan Suplai BBM

-Berita, Daerah-1.997 views

Manado, Barta1.com – Pembatasan jatah bahan bakar minyak (BBM) membawa dampak pada operasi armada komersil Majestic Kawanua, yang melayani pelayaran ke Nusa Utara. Akibat pembatasan, pengelola angkutan seperti ‘dipaksa’ untuk menaikkan harga tiket.

Pengurangan suplai bahan bakar bersubsidi adalah yang pertama kali dialami PT Pelayaran Lintas Putra Utara (PLPU), operator KM Majestic Kawanua dan Majestic Kawanua II, dalam 4 tahun terakhir. Pelak saja situasi ini sempat membuat manajemen galau.

“Dikurangi sejak 1 Oktober 2019, jadi sudah jalan lebih 1 bulan,” kata Kepala Operasional PT PLPU, Lanny C Bengie, pada Barta1 Senin (02/12/2019) di ruang kerjanya, Kompleks Ruko Marina Plaza.

Kebijakan diambil oleh manajemen untuk menaikkan harga tiket. Keputusan itu diambil untuk menyesuaikan kebutuhan BBM yang biasanya diterima dari Depot Pertamina 8.000 liter per hari, sejak Oktober tinggal 7.300 liter. Bahkan menurut Lanny, jumlahnya juga tidak tetap. Mau tidak mau manajemen harus menutup kebutuhan dengan belanja BBM non subsidi atau industri.

“Harga per liter BBM subsidi cukup signifikan bila dibandingkan dengan BBM industri, yaitu Rp 5.500 untuk subsidi dan Rp 10.300 untuk industri, jadi hampir 100 persen selisihnya,” terang dia.

Untuk itu tiket jurusan Manado ke Siau, Tagulandang, Biaro dan Sangihe mengalami penambahan jumlah Rp 20.000 per penumpang. Angkanya dipertimbangkan untuk tak memberatkan penumpang.

Lanny juga menuturkan, kendala yang dialami oleh manajemen PT PLPU sudah pernah di-hearing oleh Komisi 3 DPRD Provinsi Sulut pada November.

“Manajemen juga sudah melakukan pengaduan ke pihak Pertamina dan Dinas Perhubungan Provinsi Sulut melalui Bidang Kelautan,” tuturnya.

Lanny mengungkapkan, satu hal yang disesalkan, agen BBM atau pihak depot tidak pernah menyurati dan memberitahu secara lisan pada perusahaan terkait pengurangan ini.

“Karena kondisi ini kami meminta penumpang pengguna jasa Majestic Kawanua supaya memaklumi, kami berupaya tetap memberikan pelayanan terbaik,” katanya. (*)

Peliput: Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed