oleh

Peserta Seleksi Komnas Perempuan Asal Sulut Akan Layangkan Somasi

Manado, Barta1.com – Pengumuman hasil seleksi Calon Komisi Nasional (Komnas) Perempuan menuai masalah. Salah satu peserta seleksi asal Sulawesi Utara rencananya akan melakukan somasi terkait hasil tersebut.

Adalah Pdt Ruth Kezia Wangkai yang secara mengejutkan digugurkan oleh Rapat Paripurna Komnas Perempuan.

Padahal, hasil tes wawancara yang telah di publish di website Komnas Perempuan, Pdt Ruth berada di peringkat keenam. Lucunya, dua nama yang berada di peringkat paling terakhir hasil tes wawancara, dipilih untuk menggantikan Pdt Ruth.

Pdt Ruth sendiri merupakan satu-satunya calon Komnas Perempuan asal pulau Sulawesi di 20 besar. Bersama dengan Olivia Salampessy, Pdt Ruth menjadi keterwakilan wilayah Indonesia Timur di 20 besar yang didominasi oleh calon dari pulau Jawa.

Pdt Ruth yang juga Ketua BPN Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (PERUATI) ini digugurkan secara kontroversi. Menurut informasi, masuknya Pdt Ruth di peringkat 6 hasil tes wawancara, diluar skenario yang ada. Apalagi, nama-nama yang dijagokan justru berada di peringkat bawah.

“Rencana saya melayangkan surat somasi terkait dengan hasil pengumuman calon tersebut. Somasi ini untuk meminta transparansi hasil seleksi. Bagaimana bisa, seleksi 6 bulan yang dilakukan panitia seleksi kemudian digugurkan secara tiba-tiba tanpa ada klarifikasi. Tanpa ada bukti-bukti dan ketidakjelasan alasan yang digunakan untuk menjatuhkan,” kata Pdt Ruth, Minggu (24/11/2019).

Menurutnya, hasil tersebut juga mengingkari prinsip-prinsip Paris yang harus memperhatikan aspek keterwakilan wilayah, gender, profesi, agama, keyakinan maupun kepercayaan.

“Tentunya semua kondisi ini bukan persoalan personal, melainkan bagaimana prinsip itu justru diabaikan. Saya di sini, bukan lagi bicara personal, melainkan bicara jejaring yang mendukung dan bicara tentang transparansi,” tutur Pdt Ruth kembali.

Peliput: Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed