oleh

Apa Urusannya Satpol PP Sulut Sweeping Siswa dalam Kelas?

Manado, Barta1.com – Pasca peristiwa penikaman siswa SMK Ichthus Manado terhadap gurunya beberapa waktu lalu, membuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Satpol-PP melakukan sweeping siswa di ruang kelas, Senin (11/11/2019). Tak main-main sweeping dilakukan di tiga sekolah yakni SMA Negeri 1 Manado, SMK Negeri 1 Manado dan SMK Negeri 3 Manado.

Dalam aksi tersebut, beberapa siswa dikabarkan terjaring pelanggaran disiplin maupun aturan sekolah. Menanggapi aksi sweeping tersebut, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sulut, Helda Tirajoh SH mengatakan aksi tersebut pada dasarnya bukan merupakan tupoksi Satpol-PP. “Aksi sweeping tak boleh dilakukan di dalam sekolah. Ini bukan tupoksinya Satpol PP,” ujar Tirajoh.

Pada kesempatan tersebut dirinya mempertanyakan tugas Satpol PP dalam aksi sweeping tersebut lantaran tidak ada hubungannya dengan anak sekolah. “Apalagi aksi itu dilakukan di dalam kelas. Jelas tidak ada hubungannya,” ujar mantan pengacara dan aktivis LBH Manado.

Ditambahkannya lagi, kalaupun Satpol PP beralasan hal tersebut untuk penegakan perda, apakah siswa-siswa tersebut melanggar perda. “Menurut kami, aksi ini juga merupakan bentuk mal-administrasi dan melanggar aturan. Ke depan, tak boleh lagi dilakukan,” katanya.

Kepala Satpol PP Sulut, Evans Steven Liow SSos MM mengatakan telah melakukan sweeping di tiga sekolah, SMAN 1 Manado, SMKN 1 Manado dan SMKN 3 Manado. Dimana, kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari. “Jadi, langkah ini kami lakukan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan siswa belajar di sekolah,” katanya.

Ditambahkannya lagi, kegiatan sweeping ini menurut Liow telah dikoordinasikan dengan pihak Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut. “Ini juga bagian dari tugas Satpol PP Sulut, mengingat SMA/SMK merupakan kewenangan dari pemprov,” ujar kasat.

Peliput: Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed