oleh

Jelang Pilgub, Bawaslu Beri Tanda Awas pada ASN di Talaud

Talaud, Barta1.com –Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara pada tahun 2020 nanti, Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Talaud agar tidak melanggar kode etik serta disiplin pada saat pelaksanaan pesta demokrasi ini.

Peringatan keras ini disampaikan oleh Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Talaud, Tevi Cerulo Wawointana, S.Pd. “Tahun depan kita akan melaksanakan Pemilihan Gubernur, tetapi tahapannya akan dimulai dari tahun 2019 ini. Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh ASN yang berada di lingkup kerja Pemkab Talaud agar tidak melanggar kode etik dan netralitas ASN,” ujar Wawointana, Sabtu (02/11/2019).

Pasalnya, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Talaud akan menindak tegas bagi ASN yang melakukan pelanggaran, apalagi tahapan Pilgub sudah dimulai sejak tahun ini.

”Apabila dalam pengawasan tahapan Pilkada Gubernur tahun 2020 Bawaslu Kabupaten Kepulauan Talaud menemukan adanya ASN yang tidak netral dan terbukti, maka kami akan proses,” ucap Wawointana.

Lampu merah yang diberikan oleh Bawaslu ini merupakan sinyal bahwa lembaga pengawas Pemilu ini tidak main-main. Apalagi belum lama ada sejumlah ASN yang sudah dijatuhi sanksi Komisi ASN, yang ditujukan kepada Bupati Kepulauan Talaud. Hal itu adalah rekomendasi Bawaslu karena terbukti melanggar kode etik dan netralitas ASN pada saat digelarnya Pemilu 2019.

“Kami tidak main-main. Sekali lagi, apabila ada ASN yang melanggar kode etik serta netralitas ASN dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini, kami akan tindak tegas,” tegas Wawointana. (*)

Peliput : Evan Taarae

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed