oleh

Operasi Zebra di Talaud Cegah Kerawanan Lakalantas

Talaud, Barta1.com — Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kepulauan Talaud akan menggelar pemeriksaan kendaraan dan pengendara dalam Operasi Zebra di wilayah hukum Polres Kepulauan Talaud, Selasa (22/10/2019).

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Prasetya Sejati, SIK melalui Kasat Lantas Iptu Sutrisno mengungkapkan, operasi tersebut akan menyasar seluruh kendaraan guna tertibnya Lalulintas dan menghindari kerawanan kecelakaan lalu lintas atau lakalantas.

“Sesuai surat telegram dari Kapolda Sulut, No. Pol. ST/2718/X/OPS.1.1/2019 tentang pelaksanaan operasi zebra samrat tahun 2019, dan operasi zebra ini akan di gelar, mulai 23 Oktober hingga 5 November,” ungkap Sutrisno.

Sutrisno menambahkan, target operasi adalah meliputi pemeriksaan pada 8 (delapan) item pelanggaran saat berkendara terutama pengendara yang di bawah umur sampai pada kelengkapan surat serta persyaratan-persyaratan kendaraan lainnya.

“Utamanya, pengendara di bawah umur, berikut Helm SNI, Kelengkapan Administrasi perorangan dan surat kendaran, Mengemudi tidak Wajar atau saat mengemudi menggunakan Hp atau pun dalam kondisi Mabuk, Berboncengan lebih dari satu, persyaratan teknis mulai dari Lampu, Spion Kenalpot dan lain-lain, sampai pada Rambu Marka dan melawan arah,” terang Kasat Lantas.

Lanjutnya lagi, pihaknya akan melakukan operasi yang humanis, menegakkan peraturan perundangan yang berlaku, memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya menjadi pengendara yang baik dan patuh terhadap aturan.

“Operasi Zebra ini dengan sasaran semua jenis kendaraan baik kendaraan roda dua dan empat bahkan jenis kendaraan becak motor atau bentor,” tegas Kasat Lantas.

Tak hanya itu, ia pun meminta kerjasama semua pihak agar dapat mematuhi semua persyaratan pengendara bahkan kendaraan itu sendiri, terutama para orang tua agar tidak membiarkan anak di bawah umur berkendara apa lagi menggunakan kendaraan roda dua sebab tidak di perbolehkan oleh aturan dan paling utama agar terhindar dari kecelakaan lalulintas.

“Saya sangat berharap kerja sama yang baik terutama para orang tua agar dapat memperhatikan item pertama di mana aturan melarang pengendara di bawah umur. Selain belum layak memiliki SIM, juga menjaga anak kita agar terhindar dari kecelakaan sebab di mana-mana aspal itu keras,” tukas Kasat Lantas.

Ia juga mengingatkan seluruh pengendara agar tetap mematuhi aturan lalulintas yang di mulai dari kendaraan itu sendiri sampai pada pengendara, serta menghargai hak-hak pejalan kaki guna tertibnya lalulintas di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. (*)

Peliput : Evan Taarae

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed