oleh

Liga 3 Zona Sulut Tercoreng, Pelatih Persmin Protes

Manado, Barta1.com – Kompetisi Liga 3 Zona Sulawesi Utara telah memasuki babak enam besar putaran kedu di Stadion Klabat Manado. Meski begitu, ajang kompetisi sepakbola nasional yang memperebutkan Piala Pangdam ini tak berjalan mulus bahkan mulai tercoreng.

Adalah pelatih Persatuan Sepakbola Minahasa (Persmin), Acin Marsoaly. Berawal ketika pemainnya diprotes Persma 1960 Merdeka untuk turun main, padahal terdaftar sebagai pemain.

Gegara itu, Acin pun angkat bicara perihal Persma yang lolos hingga enam besar. “Pemain saya, Roberlin diprotes Persma terkait nama pemain yang berbeda dengan nomor punggung yang dimasukan ke panitia. Sebagai manusia sering tidak jeli melihat kejadian seperti ini. Untuk itu silakan protes. Tapi jangan lupa Persma sendiri justru banyak masalah,” katanya usai laga Persmin vs Persma 1960 Merdeka yang berakhir 0-0.

Ia mengatakan Persma seharusnya tidak lolos ke babak enam besar. “Kami menilai ada permainan yang dibuat-buat panitia dan komisi disiplin. Sebenarnya yang lolos adalah PSKT Tomohon. Mohon dicek kembali data-datanya. Persma pernah memainkan pemain yang dua kali kena kartu kuning. Ini fatal. Namun saat sidang komdis Persma lolos. Kami menduga yang lolos Liga 3 pun sudah diatur siapa yang akan mewakili Sulut. Kalau sudah begitu bagaimana mau maju sepakbola Sulut,” terangnya.

Sekretaris Askot Manado yang juga Panitia Liga 3, Abdul Rahman Bachmid dikonfirmasi, memahami sikap protes pelatih Persmin. “Diakui panitia ada kelemahan termasuk juga wasit ketika dilakukan sidang komdis. Jika pemain dianggap melakukan pelanggaran pasti sudah ditarik keluar lapangan. Namun hal itu tidak dilakukan. Wasit hanya menunjuk dan memberikan kartu kuning. Di situ komdis melihat. Pada intinya kartu kuning bagi pemain Persma saat itu dianulir dengan berbagai pertimbangan dan protes yang disampaikan pihak Persma itu sendiri,” ujar Abdul.

Peliput: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed