oleh

Desakan Untuk Mengusut Oknum Pejabat Sulut yang Pukul Demonstran

-Berita, Daerah-1.798 views

Manado, Barta1.com — Aliansi Mahasiswa Peduli Kemanusiaan (AMPK) kembali melakukan aksinya di Markas Polda Sulawesi Utara, Jumat (27/09/2019). Tuntukan aksi kali ini adalah mendesak pimpinan Polri untuk mengusut kasus-kasus kekerasan yang membuat mahasiswa menjadi korban.

Salah satu kasus kekerasan yang menimpa mahasiswa justru terjadi di Manado saat demo akbar di Kantor DPRD Sulut, Rabu 25 September 2019. Diketahui saat itu terjadi penganiayaan terhadap salah satu pendemo yang telah diamankan aparat. Pelaku diduga adalah oknum sekretaris dewan provinsi Sulawesi Utara. Kelakuan oknum pejabat ini bahkan sempat divideokan dan beredar di media sosial.

“Usut tuntas, jika tidak kami akan terus berorasi di jalan,” tegas koordinator demo, Taufan, dari PMII Institut Agama Islam (IAIN) Sulawesi Utara.

Selain itu pendemo dari berbagai elemen kemahasiswaan lintas kampus juga mendesak Kapolri untuk mencopot Kapolda Sultra atas kasus penembakan mahasiswa UHO Kendari. Pelaku penembakan yang juga diduga aparat harus dihukum seberat-beratnya, cecar pendemo.

“Segera realisasikan Perkapolri Nomor 9 tentang tata cara penyelenggaraan pelayanan pengamanan dan penanganan perkara penyampaian pendapat di depan umum,” desak pendemo yang berorasi di Halaman Mapolda Sulut.

Masalah pemukul mahasiswa di Manado sempat dikonfirmasi ke Kapolres Manado Kombes Pol Benny Bawensel. Pada wartawan di Kantor DPRD Sulut Kamis (26/09/2019) Benny menyampaikan akan berkoordinasi dengan korban untuk melakukan upaya penanganan lebih lanjut. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed