oleh

Pemilik Altitude The Club Tersandung Kasus Miras Ilegal

-Berita, Daerah-1.064 views

Manado, Barta1.com — Dua lelaki berinisial AL dan MD ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtra) menyangkut kepemilikan minuman keras ilegal. Keduanya diketahui merupakan pemilik serta pemimpin manajemen Altitude the Club.

Penangkapan dan ditetapkakan sebagai tersangka dibenarkan oleh Kabid Fasilitas dan Humas Imam Sarjoni, Kamis (12/09/2019).

“Penyelidikan terhadap AL sudah sejak tahun 2018 dan terbukti ada beberapa minuman ilegal dan tidak mengandung bea dan cukai, tetapi tim penyidik masi melakukan pengembangan,” ujar Imam.

Lanjut Imam, AL sebenarnya sudah terbukti bersalah tapi belum melakukan penangkapan, dikarenakan penambahan bukti dan mencari jaringan-jaringan yang sudah bekerja sama dengan dia dalam artian ada pelaku lainnya. Bidang pengawasan kantor wilayah bea dan cukai Sulbagtra pernah menyita beberapa minuman milik AL dan terbukti minuman yang dipasarkan mengandung arkhol (MMEA) dan ilegal.

“Ketika mengetahui usaha AL yang dinilai tidak sesuai prosedur hukum, gerak-gerik AL sudah dipantau penyidik sejak keberadaan di Manado, Jakarta, Papua maupun dia pergi ke Australia,” jelas Imam.

Penangkapan dilakukan dikarenakan beberapa bahan bukti sudah lengkap. Diketahui 1.943 botol MMEA golongan B dan C, di antaranya 1.639 lebel cukai palsu, 302 berlebel bea cukai asli dan 2 tidak ada pita, ungkap Imam.

Saat ini kedua tersangka ditahan di rumah tahanan negara (rutan) Manado. Mereka dijerat pasal 54/ pasal 56 UU 59 tahun 2007 tentang cukai pasal 55 ayat 1 KHUP dengan ancaman maksimal 8 tahun dan denda 10 kali nilai cukai yang harus dibayar. Kerugian negara diperkirakan ratusan juta rupiah.

“Hingga saat ini penyidik masih melakukan pengembangan guna mencari pelaku-pelaku yang lainya, diketahui AL sebagai pimpinan dan MD sebagai manager Altitude the Club Manado,” pungkas Imam. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed