oleh

Lagi-lagi Kebakaran Terjadi di Talaud

Talaud, Barta1.com — Warga kelurahan Lirung Satu Kecamatan Lirung dikejutkan oleh Kebakaran yang menyapu sejumlah bangunan pada Sabtu (14/09/2019) pukul 00.30 wita dini hari. Dalam kejadian ini, salon milik dari Marce Binilang, eks kantor BRI Unit Lirung, gudang kopra, toko milik Ci Serli dan rumah sederhana milik salah satu warga ludes terbakar.

Saksi mata Siser Anae (19 ) mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 wita. Saat itu dirinya sedang melintas di depan salon Marce Binilang dan melihat ada kobaran api yang berasal dari samping dinding salon.

“Kobaran api langsung merembet di kantor tua BRI unit Lirung. kantor BRI tersebut langsung ludes di lalap api. Api juga merembet di gudang kopra milik dari ko Rahim sehingga api langsung membesar dan terus menjalar karena tiupan angin yang sangat kencang,” kata dia.

Lanjutnya, api juga menyapu puluhan ton kopra yang ada di gudang sehingga membuat api sulit dipadamkan. Apalagi upaya warga untuk memadamkan api hanya menggunakan peralatan sederhana berupa ember dan gayung.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Prasetya Sejati, SIK melalui Kasubaghumas Iptu Hibor Tandea mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Sedangkan untuk kerugian material diperkirakan sekitar Rp 1 miliar.

“Bangunan yang terbakar yaitu kios Kapsalon, Kantor tua BRI unit Lirung, gudang kopra, toko milik Ci Serli (kosong) dan rumah kecil,” Ujar Tandea.

Pihak kepolisian saat ini telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan mencari bahan keterangan saksi serta melakukan penyelidikan sebab-sebab terjadinya kebakaran.

Dalam tiga hari terakhir kebakaran telah dua kali terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud ini. Sebelum sejumlah bangunan di Lirung, jago merah juga melalap kost-kosan dua lanti milik Hj Abdul Hafid pada Kamis (12/09/2019) siang. Peristiwa itu terjadi di Kampung Baru, Melonguane Timur.

Peristiwa naas sekitar pukul 13.45 Wita itu sempat membuat kewalahan puluhan warga yang mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, akibat angin kencang. Beruntung sesaat kemudian petugas pemadam kebakaran bersama beberapa warga yang membawa truk tanki air tiba di lokasi untuk menjinakan kobaran api.

Kuat dugaan kebakaran ini akibat korsleting listrik. Pasalnya, api tersebut berasal dari gudang depan rumah kost yang terdapat beberapa alat buster. Apalagi beberapa hari ini saksi mata menyatakan, listrik di lokasi tersebut tidak menyala. Miliaran rupiah juga diperkirakan kerugian materil dari peristiwa naas ini. (*)

Peliput : Evan Taarae

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed