oleh

Bartagrafis: Bali Adalah Destinasi Utama Wisman Tiongkok, Bukan Sulut

Dalam benak warga Tiongkok, bukanlah Sulawesi Utara lokasi kunjungan idaman untuk berwisata. Berdasarkan data-angka yang dipaparkan Badan Pusat Statistik, setidaknya, bisa dipastikan mayoritas wisatawan mancanegara (Wisman) Negeri Tirai Bambu mengunjungi Bali, sorganya pariwisata Indonesia.

Angka pembandingnya terpantau jelas pada data kunjungan wisatawan Juli 2019 yang dirilis bersamaan oleh BPS Bali dan BPS Sulut pada 2 September 2019. Di masa yang sama tersebut, jumlah Wisman yang mengunjungi Bali total 604.493 kunjungan. Sedangkan Sulut tercatat 11.207 orang.

Setelah angka total kedua daerah di-breakdown, kunjungan Wisman Tiongkok ke Bali sebanyak 111.986, kedua tertinggi setelah 123.293 wisatawan Australia. Sedangkan Wisman Tiongkok yang masuk ke Bumi Nyiur Melambai di periode yang sama ‘hanya’ 9.793.

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Bali

Pemerintah Provinsi Sulut sendiri sebetulnya telah mendorong sejumlah upaya untuk memacu jumlah kunjungan Wisman asing yang tahun ini dtargetkan 150.000 orang. Selain pembangunan infrastruktur, juga Gubernur Olly Dondokambey mengupayakan jumlah flight penerbangan langsung Tiongkok-Manado sebanyak 13 kali setiap minggu.

Kemudian Manado ke kota-kota di China seperti Guangzhou, Shanghai, Changsha dan Tianjin masing-masing tiga flight setiap minggu. Selain itu, Olly juga berhasil merintis rute terbaru yaitu Manado-Xian sebanyak satu flight per minggu. Diketaui pada 2018 tercatat kunjungan wisman ke Sulawesi Utara sebanyak 124.830 orang atau melampaui target yang ditetapkan sebanyak 115.826 wisman.

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Sulut

Rute Manado ke kota-kota di China berhasil mengantarkan sebanyak 107.075 turis China untuk berlibur ke Sulut di tahun 2018 atau mencapai 83,78 persen dari total kunjungan seluruh wisman.

Sementara saat kunjungan Presiden Jokowi ke Bunaken Juli tahun ini, dia melihat Manado memiliki banyak potensi besar bidang kepariwisataan yang bisa dikembangkan.

“Di sini, menurut saya, ada sebuah peluang besar untuk menarik wisatawan yang akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang baik bagi Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, peminatnya juga sangat banyak. Seiring dengan itu, fasilitasnya jangan terlambat diperbaiki,” tambah Jokowi. (*)

Editor: Ady Putong

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed