oleh

Kado Spesial ASN di Perbatasan Filipina Saat HUT RI ke-74

Talaud, Barta1.com – Belasan Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga kesehatan dan guru nampak memancarkan raut wajah yang girang.

Pasalnya, di sela-sela upacara pengibaran bendera sang saka merah putih di Mangaran, Kecamatan Kabaruan, Talaud, mereka menerima kado spesial dari pemerintah atas pengabdiannya yang sudah puluhan tahun berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor. 29/TK/Tahun 2019 Tentang: Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X dan XX dan Penganugerahan Piagam Penghargaan Guru Berprestasi dan Guru Berdedikasi.

Tercatat ada 10 orang menerima penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya X dan XX dan 2 orang menerima penganugerahan piagam penghargaan guru berprestasi dan guru berdedikasi yang dibacakan langsung Camat Kabaruan Djemi S L Laruaa SH MH.

Rini M Matei SPd, salah satu penerima piagam mengatakan, selama 31 tahun dirinya menjalankan tugas selaku tenaga pendidik, banyak sekali hambatan-hambatan dilapangan tetapi semuanya bisa terlewati dengan modal semangat pengabdian terhadap bangsa dan negara.

“Tantangan di lapangan sangat banyak. karena dijalani dengan rasa penuh tanggungjawab, sehingga tantangan-tantangan itu bisa teratasi,” ungkap Matei setelah upacara usai dilaksanakan.

Terkait dengan piagam yang diterimanya, Matei menceritakan sedikit tentang pengalamannya saat mengikuti guru berprestasi di tingkat kabupaten. “Mengikuti guru berprestasi tingkat kabupaten beberapa waktu lalu, sangat banyak pengalaman yang didapat khususnya dalam melaksanakan tugas di sekolah. Hal ini yang menjadi kekayaan pengetahuan bagi saya,” ujarnya.

Lanjutnya, motivasi menjadi sorang guru agar anak-anak didik ini bisa setara dengan anak-anak lain dalam hal prestasi agar bisa bersaing dengan wilayah-wilayah lain serta bisa meningkatkan kecerdasan bangsa khususnya anak didik dan juga meningkatkan disiplin serta kinerja agar dalam melaksanakan tugas bisa sukses.

“Saya berterima kasih khususnya kepada Pemkab Kepulauan Talaud, dan Pemerintah Indonesia yang sudah memberikan penghargaan bagi kami dalam melaksanakan tugas selama 31 tahun. Juga atas perhatian pemerintah atas kinerja kami sebagai guru sekolah dasar sehingga saya bangga mendapat penghargaan ini,” ujarnya.

Camat Kabaruan, Djemi SL Laruaa SH MH mengatakan, dirinya secara pribadi ikut merasa senang ketika rekan-rekannya menerima penghargaan dari pemerintah.

Menurutnya, penghargaan ini bisa diperoleh dengan cucuran keringat darah saat menjalankan tugas seorang pengayom masyarakat.

PENERIMA PENGHARGAAN

  1. Agnes SaIaa Saleleng, SPd Penata Tingkat I
    Kepala UPTD Dinas Dikpora. Kecamatan Kabaruan
  2. Reisnon Pilangkati Ughude PenataTingkat I
    Perawat Penyelia Puskesmas Mangaran
  3. Gerry Everson Tumanken Penata Tingkat I
    Sanitarian Penyelia Puskesmas Mangaran
  4. Dintje Gumansalangi Penata Tingkat I
    Perawat Pelaksana Lanjutan Puskesmas Mangaran
  5. Yane Wisye Lasut Penata Tingkat I
    Perawat Pelaksana Lanjutan Puskesmas Mangaran
  6. David Aramana STr KL Penata Muda Sanitarian Pertama Puskesmas Mangaran
  7. Seni Sawori Penata Muda
    Perawat Pelaksana Puskesmas Mangaran
  8. Dominika Naunsi Nasedum Penata Muda
    Perawat Pelaksana Lanjutan Puskesmas Mangaran
  9. Pebronia Verawati Pinedendi Penata Muda Perawat Pelaksana Lanjutan Puskesmas Mangaran
  10. Roos Lien Damar Pengatur Tingkat I
    Staf Puskesmas Mangaran

Guru Berprestasi dan Guru Berdedikasi

  1. Bernadete Yeti Aramana SPd
    Pembina Tingkat I Guru SDN Inpres Mangaran
  2. Rini M. Matei SPd Penata Muda Tingkat I
    Guru SD Katolik Nulli Cedo Mangaran

Peliput : Evan Taarae

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed