oleh

Sulut United vs Persik Kediri Sama Kuat, Herkis: Kita Tatap Putaran Dua

Manado, Barta1.com – Laga Sulut United vs Persik Kediri berakhir imbang 2-2, dalam lanjutan Liga 2 Grup Timur, di Stadion Klabat Manado, Kamis (8/8/2019).

Empat gol tercipta, tiga dari titik penalti oleh Martinus (Sulut United) dua gol, Dodi Alekvan (Persik). Dan satu gol tembakan menyusur dari luar kotak penalti striker tim tamu, Krisna Bayu Otto Kartika.

Pertemuan kedua tim babak pertama berlangsung lambat, namun perlahan mulai keras dan menjurus kasar. Wasit Zetwan Pangarian dari Jakarta terpaksa mengeluarkan tujuh kartu kuning. Dua untuk tuan rumah, Dion dan Fajar Romansyah sedangkan lima bagi tim tamu yakni kiper Fajar Setya Jaya, Fuad Melana, kapten Fariz Aditama, Septian Bagaskara dan Iqmal Nur Samsu.

Gol pertama lebih dulu dicetak Persik dari titip putih, setelah terjadi pelanggaran. Pemain yang dipanggil Timnas U-23, Dodi Alekvan menjadi algojo dan sukses menaklukan Zinda AP pada menit ke-9. Skor 1-0 milik tim tamu.

Sulut United langsung membalaskan melalui penalti Martinus, menyusul bek Persik melanggar Eksel Runtukahu. Tendakan keras pemain yang pernah merasakan kerasnya persaingan di Timnas U-19 asuhan Indra Syafri itu tak mampu ditahan kiper Persik.

Tim berjuluk Gorango Utara ini harusnya unggul 2-1 di babak pertama ini, sayang penalti yang dilakukan Eksel pada menit ke 6 diselamatkan tiang kiri gawang Persik. Skor babak pertama berkesudahan 1-1.

Memasuki paruh kedua, permainan semangat panas. Inisiatif serangan coba diperagakan Sulut United, setelah babak pertama sempat digurung Persik Kediri. Terus menyerang, namun Zinda AP kembali kebobolan lebih dulu.

Bola kemelut di depan gawang tuan rumah disambar Krisna Bayu Otto Kartina. Tembakan keras menyusur tanah ini sulit dijangkau Zinda AP dan skor menjadi 1-2 di menit 54.

Anak-anak Sulut United berusaha bangkit dan ingin menyamakan kedudukan. Enam menit berselang dari gol Persik, lagi-lagi Sulut United berhasil mengetarkan jala tim tamu. Ini gol penalti kedua dari Martinus sehingga skor 2-2 yang bertahan sampai akhir pertandingan.

Pelatih Persik Kediri, Budiarja Thalib menyesalkan laga yang harusnya berlangsung menarik dengan sikap pengadil. “Kalian lihat sendiri bagaimana perlakuan pengadil di lapangan tadi. Saya tak perlu berkomentar banyak. Keinginan kami memberikan tontonan menarik sirna. Namun saya bersyukur bisa bermain seri sore ini,” ujar pria asal Makassar ini.

Hasil seri ini memberi kerugian bagi Sulut United. “Iya anak-anak seperti kehilangan arah. Mereka tidak konsentrasi dan pola tidak berkembang. Saya kira hasil ini akan jadi bahan evaluasi memasuki musim kedua nanti. Apapun hasilnya, anak-anak telah berjuang di lapangan,” ujar pelatih, Herry Kiswanto.

Dia berharap putaran kedua manajemen akan memenuhi keinginan pelatih menambah pemain untuk menambal kelemahan selama ini. “Kami butuh jenderal lapangan tengah, striker dan pemain belakang lagi. Sudah ada incaran beberapa pemain. Semoga saja manajemen menyanggupi,” pungkasnya.

Sulut United masih menyisahkan satu pertandingan tandang menutup putaran pertama yakni melawan Persewar Waropen, Herkis berharap bisa mencuri poin untuk menjaga klasemen tetap berada di tengah.

SUSUNAN PEMAIN

SULUT UNITED
Zinda AP (kiper), Dion, Agus Supriyanto, Rizky Syawaludin, Wawan Setiawan Samma (C), Akbar Eka Putra, Herrie Lontoh, Sedek Sanaky, Eksel Runtukahu, Martinus/Mustaqim, Fajar Romansyah/Sahar

PERSIK KEDIRI
Fajar Setya Jaya (kiper), Dodi Alekvan, Muhamad Abdulah, Risna Prahalbenta, Yusuf Meilani Fuad, Ady Eko Jayanto, Alhan Agung P/Iqmal Nur Samsu, Faris Aditama, Krisna Bayu Otto Kartika, Taufiq Febriyanto, Septian Bagaskara

Peliput: Agustinus Hari, Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed