oleh

Anak-anak Putus Sekolah Dibekali Agama dan Jurnalistik

Manado, Barta1.com – Anak-anak putus sekolah yang tinggal di Pasar Bersehati Manado menerima pembekalan keagamaan dalam kegiatan Summer Camp Komunitas Dinding Manado, di Yonif 712 Teling, Sabtu (13/07/2019).

Pelak saja, 36 anak-anak tersebut senang bukan kepalang. Rayhan Aslah (18), mahasiswa Fakultas Teknik Unsrat mengungkapkan nilai keagamaan diberikan untuk meningkatkan karakter anak-anak. “Saya membagikan materi ‘Aku dan Allahku’ sebagai dasar bagi mereka untuk mengenal agama dan Tuhan kita sendiri,” katanya.

Nadia Nadione (16), menilai wadah seperti ini sangat jarang ditemukan, mau membimbing dan memperhatikan anak-anak pasar. “Hari ini, saya mendapatkan pembelajaran dan pengalaman baru. Dimana menjadi orang tua asuh bagi anak-anak dan merawat mereka seperti adik sendiri,” tutup Nadia.

Materi keagamaan juga diajarkan sholat 5 waktu yang diatur Panitia Summer Camp dan pengurus Dinding Manado.

Anastasya Berbagi Jurnalistik

Tak hanya materi keagamaan, Anastasya Lensun, Presenter Kompas TV Manado juga motivasi anak-anak putus sekolah tadi tentang dunia jurnalistik.

Ia menjelaskan, setiap anak harus memiliki motto hidup, lalu berdoa, berusaha dan yakin. “Menjadi presenter atau wartawan harus memiliki mental yang kuat dan siap ditempatkan dimana saja,” kata Anastasya.

Diceritakan bahwa hidup itu, harus penuh usaha. “Saya pernah 5 kali gagal mengapai cita-cita. Salah satunya gagal kuliah di Cina dan gagal menjadi Polwan. Olehnya, mari jadikan mimpi menjadi nyata sesuai tema kegiatan. Agar adik-adik bisa sukses seperti Kaka Tasya, jadi presenter yang bisa kenal orang-orang besar seperti gubernur,” ungkapnya.

Tak hanya motivasi dia juga memberikan praktek bagaimana menjadi presenter dan jurnalis yang baik.

Penulis: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed