oleh

Harga Menukik, Petani Kopra Lembeh Ngos-ngosan

-Berita, Daerah-1.714 views

Bitung, Barta1.com — Harga komoditi kopra yang masih menukik menjadi problematikan panjang bagi petani kelapa di Pulau Lembeh, Kota Bitung. Petani mengaku kesulitan menutup ongkos produksi dan membiayai kehidupan keluarga dengan harga di kisaran Rp 300 hingga Rp 400 per ons.

Di Lembeh, Kopra menjadi mata pencarian utama masyarakat Lembe Selatan dan Utara, setelah melaut. Lukman Mangamba (45) warga Lembe Binuang menyesalkan lambatnya respon pemerintah menyikapi kejatuhan harga kopra yang terus turun dari Rp 600 per ons, kini Rp 300.

“Keuntungan yang kami dapatkan kecil sekali karena membiayai pekerja serta angkutan, bahkan keuntungan pengupas kelapa justru lebih besar bisa mencapai Rp 45 ribu per hari,” kata Lukman di Pasar Ruko Bitung, awal pekan ini.

“Bagi pemerintah Provinsi Sulut dan Pemkot Bitung, kami memohon perhatikan nasib kami, kenapa harga cengkih bisa diperjuangkan tapi harga kopra tidak, pendapatan saat ini tidak seimbang dengan kebutuhan kami sehari-hari,” ungkapnya.

Terkait masalah ini, belum ada respon dari Pemkot Bitung. Kepala Dinas Perdagangan Benny Lontoh yang hendak dikonfirmasi tak berada di tempat. “Bapak lagi keluar,” kata salah satu staf instansi tersebut. (*)

Peliput: Meikel Eki Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed