oleh

Siap Pecahkan Rekor Dunia, Penyelam Diingatkan Safety Dive

Manado, Barta1.com — Ditargetkan ada 3.000 penyelam terlibat dalam upaya pemecahan rekor dunia selam baru di pantai Manado, Sulawesi Utara, 1-3 Agustus 2019 mendatang. Para penyelam yang akan berpartisipasi diwanti untuk menjaga kesiapannya baik fisik maupun mental.

“Rencananya ada 3 rekor dunia yang akan dipecahkan kali ini, tentu menjadi sesuatu yang luar biasa,” kata aktivis lingkungan dari Seasoldier North Sulawesi, Pingkan Debora Maris, di Markas Polda Sulut Selasa (25/06/2019).

Pingkan yang pernah terlibat dalam aksi penyelaman massal pada 2018 bersama Wanita Selam Indonesia (Wasi), menyebut ketiga rekor dimaksud adalah jumlah penyelam terbanyak, rangkaian penyelaman terpanjang di bawah air dan pembentangan bendera terbesar di bawah air. 3.000 penyelam yang terlibat bisa tercatat sebagai rekor baru di Guinnes Book of Record.

Menyangkut aksi Agustus nanti, Pingkan mengingatkan para-pihak yang berniat ambil bagian agar mengutamakan safety dive.

“Untuk mengikuti aksi ini perlu adanya persiapan yang matang seperti fisik dan mental, saat melakukan penyelaman harus rileks dan jangan panik karena visibility pasti terbatas,” ujar Pingkan.

“Yang tak kalah penting perlu diperhatikan gear dive, harus di-setting baik-baik dan terutama adalah safety dive,” tambah dia.

Ketua Wasi Ny Tito Karnavian menjadi inisiator pemecahan rekor dunia bidang penyelaman itu. Lokasinya ditentukan di area pantai depan kawasan Mega Mas Manado. Istri Kepala Polri Tito Karnavian itu bermaksud menjadikan iven ini untuk menyambut perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.

Polda Sulut sendiri, menurut Kepala Bidang Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, siap menyukseskan kegiatan ini. Polisi telah melakukan upaya sosialisasi serta pengamanan.

“Ini akan menjadi catatan sejarah dunia bahwa Indonesia mampu memecahkan rekor selam dunia di Kota Manado,” kata Tompo, bangga.

Untuk pengamanan sudah Polda sudah siapkan dari jauh hari sebelumnya di area-area kedatangan tamu maupun tim di antaranya bandara, hotel-hotel dan beberapa area penyelaman.

“Termasuk kawasan Mega Mas beserta tempat wisata yang akan dikunjungi peserta dan wisatawan yang akan datang di Manado,” tutup Tompo. (*)

Peliput: Meikel Eki Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed