oleh

Tahun 2020, Pengembangan Run Way dan Terminal Bandara Naha

Sangihe, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan usulan ke pemerintah pusat, untuk rehab pembangunan terminal Bandara Naha, dan penambahan landasan pacu (run way).

Kadis Perhubungan Sangihe, Frans Porawouw mengatakan sebenarnya pengembangan terminal Bandara Naha itu sudah sejak tahun 2017 dengan dana Rp 7,5 M. Namun, terkendala dengan pembebasan lahan, jadi dana tersebut dikembalikan lagi ke Kementrian Perhubungan.

“Untuk pengembanganya akan dilakukan tahun 2020, nantinya kami dengan Komisi B DPRD Sangihe akan berangkat untuk melobi dana terminal Bandara Naha,” ungkapnya.

Dia menerangkan memang terminal Bandara Naha harus direhab dan dipindahkan lagi, karena sangat dekat dangan run way. Untuk Run Way saat ini panjangnya 1600 meter ditambah dengan panjang off taker 200 meter, nantinya akan ditambah 200 meter menjadi 2000 meter, dimana panjang run way akan bertambah menjadi 1800 meter.

Hal demikian mengharuskan Pemkab Kepulauan Sangihe menyiapkan dana sebesar Rp 2,1 miliar untuk pengadaan lahan. Jadi menurutnya pihaknya akan menyiapkan anggaran pembayaran tanah sekitar 95 ribu sampai 100 ribu per meter untuk pembayaran tanah. Nanti untuk pembebasan lahan bukan lagi dilakukan tim pembebasan lahan lokal, tapi akan ada tim apresal untuk melakukan penentuan nilai ganti rugi dan itu menjadi kewenangan mereka.

“Tapi harga dari mereka adalah Rp 48 ribu, dan menurut saya ini nominal yang sangat rendah. mudah-mudahan akan ada kesepakatan harga tanah dengan masyarakat setempat. Sedangkan untuk kelengkapan berkas tanah itu sudah lengkap, tinggal menunggu kesepakat harga dari tim apresal,” pungkas Porawouw.

Peliput : Rendy Saselah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed