oleh

Bogor FC Bermarkas di Stadion Klabat, Rebut Jatah Pemain Lokal

Manado, Barta1.com – Jadwal Liga 2 baru akan bergulir pada 22 Juni 2019. Menarik dalam manager meeting, Senin (27/5/2019) lalu, mencuat Klub Bogor FC bakal ber-home base (markas) di Stadion Klabat Manado, Sulawesi Utara.

Pelak saja hal itu menjadi kabar baik bagi pemain-pemain muda Manado untuk berjuang mencari tempat dalam skuad inti tin yang dilatih Herry Kiswanto tersebut.

Bocoran yang diperoleh terdapat empat pemain pinjaman dari Bali United yakni Gusti Sandria, Ahmad Maulana, Martinus Novianto, dan Nyoman Adi Parwa yang akan memperkuat tim tersebut. “Kita juga akan melakukan seleksi pemain lokal Manado. Ada sekitar 5 jatah pemain lokal. Silakan saja bersaing dan lolos kemudian cari tempat utama,” ujar Asisten Pelatih Bogor FC, Leo Akira Soputan yang dihubungi Barta1.com, Rabu (29/5/2019).

Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan ke Manado melakukan seleksi pemain. “Rencananya 7 Juni 2019 akan ke Manado. Mudah-mudahan seleksi selama dua hari akan mendapatkan pemain-pemain Manado berkualitas untuk memperkuat Bogor FC,” ujar mantan libero Panther Bahu ini.

Sementara itu, Stadion Klabat, stadion kebangaan Persma Manado rencananya diverifikasi PSSI pada 17 Juni nanti. “Sudah sempat ada tim PSSI yang melihat kondisi Stadion Klabat. Rencananya akan datang lagi dengan melihat kelayakan atau tidak stadion tersebut,” ujar Kadis Pemuda dan Olahraga Sulawesi Utara, Marcel Sendoh.

Ia mengatakan pemilihan Stadion Klabat Manado menjadi markas Bogor FC atas permintaan manajemen klub tersebut. “Kemungkinan karena sudah bermarkas di Manado, nama klub adalah Bogor FC Sulut United. Kami berharap dukungan doa masyarakat Sulut agar ada klub yang bermain di Stadion Klabat lagi mengikuti kompetisi Liga Indonesia,” ujarnya.

Akhmad Nursyamsu, konsorsium Bogor FC mengatakan tim mulai persiapan di Jakarta. “Iya Selasa kemarin tim mulai bersiap di Jakarta. Secara detail nanti akan dicek kesiapan mereka. Kemudian minggu kedua Juni akan semua pemain akan latihan di Manado,” katanya.

Soal nama, kata dia, menggunakan Bogor FC Sulut United. “Belum bisa sepenuhnya melebel nama klub Sulut United. Ada mekanisme dan aturan di PSSI. Nanti setahun berlaga baru bisa pakai nama Sulut United. Sebab masalah nama harus disahkan dalam kongres PSSI,” tuturnya.

Sesuai pembagian klub di Wilayah Timur Liga 2, Bogor FC Sulut United akan bergabung dengan Persatu Tuban, Persewar Waropen, Persiba Balikpapan, Persik Kediri, Madura FC, Mitra Kukar, PSBS Biak, PSIM Yogyakarta, Blitar United, Martapura FC dan Persis Solo.

Penulis : Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed