oleh

Banjir di Tahuna, 50 Orang Diungsikan ke Gereja

-Berita, Daerah-2.744 views

Sangihe, Barta1.com – Hujan lebat sejak mengguyur Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (11/5/2019) sejak pagi tadi. Mengakibatkan banjir di Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, merendam jalan dan sebagian rumah warga.

Berdasarkan pantauan awak media, beberapa titik yang terendam banjir antara lain jalan depan Omega Foto, jalan SMP 1 Negeri Tahuan, SDN 2 Tahuna, kompleks Pinggur Got (Pirgot) jalan Mangampang Apeng Sembeka, Jalan Apeng Sebeka (Pante) dan sekitarnya.

Akang Moha (51), salah satu warga menuturkan, setiap kali hujan bervolume tinggi, daerah tersebut memang sering menjadi langganan banjir. Sejauh yang ia amati, beberapa masyarakat ada yang mengungsi ke Gereja Imanuel Tahuna.

“Beberapa tahuan terakhir ini setiap hujan lebat akan banjir seperti ini, dan ini juga bertepatan dengan air pasang. Sehingga air dengan cepat meluap,” Kata warga.

“Karena dilokasi kita ini, merupakan eks tanah longsor. Guna menghindari hal yang sama akan terjadi kami langsung mengambil langkah mengungsikan warga,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe Rivo Pudihang mengatakan, di dua kelurahan Apengsembeka dan Sawang Bendar, “Sejauh ini sudah ada sekitar 50 orang telah diungsikan ke gereja GMIST Imanuel Tahuna,” Ungkapnya.

“Namun demikian masih ada 101 jiwa di RT 01 Kelurahan Sawang Bendar yang terancam mengungsi dan juga ada laporan bahwa di Kelurahan Enengpahembang terkena lingsor,” Tambah Pudihang kepada awak media.

Saat ini Tim BPD Sangihe, Dinas Sosial, Personel TNI, dan unsur terkait masih melakukan antisipasi dan siaga bencana di seputara ln lokasi kejadian.

Terpisah Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tadjudin Sainkadir mengungkapkan, untuk penanganan bencana banjir ini pihak Dinsos akan melakukan penanganan terhadap para korban yang telah diungsikan.

“Yang jelas kami telah menyiapkan bantuan logistik kepada para korban yang telah mengungsi dan akan membuat dapur umum. Sedangkan untuk pengungsi yang jatuh sakit kami akan berkoordinasi dengan Pihak Dinas Kesehatan” kata Sainkadir.

Evakuasi warga di Kelurahan Sawang Bendar juga tak hanya karena banjir, tapi langkah tanggap bencana, beberapa tempat di situ rawan longsor.

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed