oleh

UKIT Ingin Harumkan Lagi Nama Sulut di Ajang AIMO

Tomohon, Barta1.com – Meski terbelit kemelut dualisme yang tak kunjung usai,
Universitas Kristen Indonesia Tomohon Yayasan Ds AZR Wenas (UKIT YAZRW) di bawah kepemimpinan Prof Dr Mezak Arnold Ratag APU sanggup mengharumkan nama Sulawesi Utara (Sulut) di mata dunia internasional. Ini terbukti dengan keberhasilan tim pelajar dari daerah ini meraih Medali Emas pada ajang Asia International Mathematical Olimpiad (AIMO) yang dihelat di Bangkok, Thailand, tahun lalu (2018).

Banyak orang tahu, kunci sukses tersebut ada di tangan UKIT YAZRW melalui kepiawaian sang Rektor bersama tim ahli matematikanya dalam menyeleksi dan membimbing peserta AIMO asal Sulut.

Karenanya, universitas pimpinan Ratag itu ingin membuktikan lagi kehebatan Sulut menyabet medali emas dari ajang AIMO yang akan digeber di Taiwan empat bulan mendatang (4-8 Agustus).

Ratag yang juga menjabat Professor and Senior Prinsipal Research Scientist in Astronomy and Astrophysics ini yang diwawancarai via ponsel oleh media barta1.com – menjelaskan AIMO adalah Kompetisi Olimpiade Matematika Internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Asia Olimpiad Union sejak tahun 2012. Pesertanya, kata putra Prof AC Ratag (alm) ini, berasal dari 23 negara, termasuk Indonesia. Senin (29/4/19).

Lebih jauh Ratag menyatakan, AIMO adalah platform bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan bertukar pengetahuan, juga mempromosikan pengembangan pendidikan dan budaya.

“Jadi, Sulut sebagai daerah yang memiliki keunggulan kompetitif di bidang sains dan budaya akan sangat diuntungkan bila terus mengikuti kompetisi bertaraf internasional ini,” ujar sang Astronom yang dikenal sebagai pendiri Sekolah Indonesia Cosmo Genius.

Sementara itu Ketua Tim Kerja Seleksi Peserta AIMO Sulut 2019 Dr. Wilmar Maarisit, S.IK, M.Sc menyatakan, pihaknya kembali melakukan seleksi peserta pada Jumat pekan lalu (26 April 2019). Dalam proses seleksi itu, begitu ungkap Dekan FMIPA UKIT YAZRW ini, pihaknya bekerja sama dengan Sekolah Indonesia Cosmo Genius dan Educulture Indonesia-Exclusive Country Partner. Jebolan Tohoku Pharmaceutical University Japan ini pun menyebut, seleksi yang diadakan pihaknya itu diikuti sebanyak 16 siswa yang berasal dari sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah favorit di Sulut.

Lanjut Wilmar, mereka yang terseleksi, nantinya akan berkompetensi sesuai kategori.

“Siswa Kelas 10-12 akan berkompetensi di Combined Senior Category”, pungkas salah satu putra terbaik Talaud ini. (*)

Peliput: Albert Piterhein Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed