oleh

Jelang 17 April, Caleg Muda ini Titip Pesan Buat Pendukungnya

ÈTinggal menghitung hari, rakyat Indonesia termasuk masyarakat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta pemilihan calon anggota DPD RI yang tepatnya pada hari Rabu, 17 April 2019 pekan depan.

Memaksimalkan waktu yang tersisa, berbagai upaya terus dilakukan setiap peserta pemilu, selain mengamankan basis pendukung juga untuk menyerap simpati dan dukungan masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan salah satu Calon Legislatif (Caleg) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) II, Kecamatan Siau Timur (Sitim) dan Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel) dari Partai Demokrat nomor urut 7 (tujuh) yakni Lilianty Gaghunting.

Di mana mendekati hari puncak pencoblosan tanggal 17 April, dirinya menitipkan pesan bagi pendukungnya yang salah satu pesannya agar pendukung tidak mudah dipengaruhi dengan money politik.

“Masa depan negara khususnya daerah kita bergantung pada keputusan yang kita ambil pada tanggal 17 nanti. Apabila masa depan negara ataupun daerah kita diukur dengan besaran uang yang diterima agar bisa memilih salah satu calon, maka begitu besar pula harga yang kita berikan untuk nilai sebuah perjuangan dan nilai dari harga diri kita sebagai anak bangsa. Harga diri kita sebagai anak bangsa sangatlah besar, dan masih banyak hal yang perlu diperjuangkan untuk daerah ini,” kata Lilianty Gaghunting baru-baru.

Menurut Lilianty Gaghunting, kepercayaan rakyat khususnya masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui surat suara yang mereka (masyarakat) coblos tidak semurah atau sebanding dengan uang atau barang yang bisa diberi.

“Tapi perjuangan dan pengorbanan lewat tenaga serta sumbangsi pikiran dalam pembangunan, menyuplai aspirasi sebagai penyambung lidah rakyat adalah harga yang perlu dipertahankan terlebih dilakukan oleh seorang legislator,” tukas Lilianty Gaghunting.

“Prinsip dan Komitmen yang kuat menjadi salah satu dasar bagi kami untuk menindaklanjuti apa yang menjadi harapan masyarakat termasuk pendukung, sebab suara mereka adalah kebutuhan mereka, suara mereka adalah kepentingan mereka. Kami ada untuk mereka, dan berusaha untuk memberikan yang terbaik apabila dipercayakan nanti sebagai perpanjangan tangan masyarakat di lembaga legislatif. Jika sebagai calon kita tidak punya prinsip dalam berjuang, bagaimana kita bisa memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi mereka kedepan,” tutur dia.

Terkait dengan penggalangan massa, dirinya mengungkapkan telah melakukan sosialisasi disejumlah kampung di Dapil II, dan sebagai calon yang terbilang baru dalam dunia politik tidak dipungkiri butuh waktu untuk beradaptasi baik dengan partai politik maupun dengan masyarakat saat kampanye.

“Memang tidak semua menerima, ada juga yang menolak. Tapi itu bukan menjadi alasan untuk kita pesimis, dan bukan hanya yang menerima perlu diapresiasi, tapi yang menolak kehadiran kita juga patut dihargai, karena dari sini kita akan belajar bagaimana menjadi seorang politisi yang menghargai setiap pilihan dan keputusan,” ungkap dia.

Ditanya soal target perjuangan ketika terpilih nanti, selain pendidikan dan kesehatan, dirinya menekankan soal perlindungan perempuan dan anak, pembangunan daerah pesisir khususnya pulau-pulau terluar dengan mendorong percepatan pemekaran kecamatan untuk pulau terluar dan kecamatan wilayah Siau Utara, peningkatan sumber daya pemuda, kepedulian terhadap produk lokal, pariwisata serta pelayanan publik.

“Ini yang menjadi sasaran penting untuk kami perjuangkan nanti apabila dipercayakan, tanpa mengabaikan apabila ada aspirasi diluar sasaran ini,” ucap dia. (*)

Peliput : Stenly Rein Mes Gaghunting

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed