oleh

Peran FKUB Sangihe Menyukseskan Pemilu Aman dan Damai

Sangihe, Barta1.com — Forum Kordinasi Antar Umat Beragama (FKUB) menggelar dialog dan deklarasi kebangsaan dengan tema, “Memantapkan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Untuk Pemilu yang Aman Damai dan Bermartabat, di aula GMIST Imanuel Tahuna, Rabu, (27/3/2019).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, Kapolres Sangihe, AKBP Sudung F Napitu, perwakilan Kodim Santiago 1301Sangihe, unsur Panwaslu, KPU bersama tokoh tokoh agama se-Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Menurut Jabes Ezar Gaghana selaku Pimpinan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, pentingnya peran dari tokoh tokoh agama untuk membangun daerah dalam memberikan pengajaran pamahaman kepada seluruh masyarakat Sangihe untuk menyukseskan pemilu yang aman dan damai.

“Untuk menentukan pemimpin Baik Presiden dan Wakil dan juga setiap anggota legislatif, jadi siapapun dia, petani, nelayan, pedagang, buruh, tukang ojek, Bupati, wakil Bupati pejabat, semua sama-sama punya hak suara dalam Pemilu nanti,” jelas Gaghana.

Hal senada diungkapkan okeh Ketua FKUB Kabupaten Sangihe, Pdt. Ambrosius Makasar, M.Th. Dikatakannya sebagai tokoh agama harus punya peran kepada masyarakat khususnya dalam menyukseskan pemilu serentak nanti, sehingga perlu ada dialog sebagai bahan untuk disampaikan kepada setiap jemaat atau umat dalam menyukseskan pemilu serentak.

“Jangan sampai jemaat atau umat terpancing dengan berita hoaks yang hanya merusak ketentraman kita,” Kata Makasar.

Sementara itu dialog dan deklarasi kebangsaan itu disimpulkan bersama dengan menghasilkan lima rekomendasi yang kemudian dibacakan oleh Jaiz Kaunang, S.Ag selaku Sekretaris FKUB Sangihe sebagai berikut :

  1. Tokoh agama harus jadi pembawa pesan damai bagi masyarakat.
  2. Harus ada tindak lanjut forum ini, melalui selebaran atau media apapun.
  3. Harus ada imbauan dari Pemerintah Daerah kepada masyarakat untuk melaksanaakan Pemilu yang aman dan damai.
  4. FKUB Harus selalu melaksanakan dialog secara intens.
  5. Kita harus berusaha mencegah hoaks masuk ke tengah masyrakat. (*)

Peliput : Rendy Saselah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed