oleh

10 Gerakan dan Makna Terkandung Tarian Alabadiri

SANGIHE, BARTA1.COM – Tarian Alabadiri merupakan salah satu dari beragam kesenian yang ditampilkan dalam perayaan Upacara Adat Tulude (31/1/2019) baru-baru ini.

Tarian ini menyimpan berbagai makna luhur yang terkandung melalui ragam geraknya. Kurang lebih ada 10 gerakan yang mengandung arti tertentu.

  1. Mamindura, penghormatan pembuka.
  2. Salaing Kulubalang, memberi arti pasa zaman kerajaan, kekuatan itu ada pada seorang raja. Hal itu dilambangkan dengan adanya seekor burung yang berasa di puncak Kulubalang sementara masyarakat siap mengikuti dan melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai amanat Raja.
  3. Salaing Tokoting, memberi arti suatu peraturan dan perintah Raja kepada masyarakat perlu ditaati atau dilaksanakan.
  4. Salaing Sinsing, memberi arti permohonan rakyat kiranya Raja itu jujur, berkepribadian jernih dan bersih seperti warna cincin.
  5. Salaing Sondang, memberi arti masyarakat mempertahankan kebenaran siap melindungi dan menjaga keamanan pemimpinnya bahkan rela berkorban demi hidup dan kehidupan bersama.
  6. Salaing Kaliau Su Tuli, memberi arti setiap peraturan atau perintah Raja selalu di dengar dan ditaati.
  7. Salaing Kaliau Su Wuku, memberi arti setiap Raja atau Pemimpin yang dapat mensejahterakan rakyat baik lahir maupun batin maka pemerintah selalu didukung oleh Rakyat.
  8. Mesalai, memberi arti alangkah indahnya jika Raja menyatu dengan Rakyatnya dalam rasa aman, nyaman dan sejahtera.
  9. Mengaemba, memberi arti Raja dan Rakyat berjalan seiring dalam segala situasi.
  10. Mamindura, Penghormatan.

Tarian Alabadiri diciptakan oleh Raja Kerajaan Tabukan Markus Jakobus Dalero, yang juga merupakan saudara kandung dari Pandialang tahun 1718.

Penulis : Rendy Saselah

Barta1.Com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed