oleh

Tim Riset LIPI Hadiri Medaseng di Mahena

SANGIHE, BARTA1.COM – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) hadir dalam acara Mĕdaseng di Kelurahan Mahena Kecamatan Tahuna, Jumat, (12/10/2018).

Pada kesempatan itu Wakil Kepala LIPI, Bambang Subiyanto, menyampaikan beberapa hal terkait tugas dan kerja lembaga riset negara yang berkelas dunia tersebut.

Menurut dia tujuan kedatangan mereka (LIPI) adalah memberi pelayanan yaitu akan mengadakan open house di kapal riset dimana di Indonesia bisa dihitung dengan jari.

“Kapal riset kami Baruna Jaya VIII ini yang terbaik kondisinya. Silahkan besok (Sabtu) kami mengundang bapak dan ibu, terutama adik-adik pelajar untuk melihat kapal riset di dalamnya ada apa aja. Harapan kami supaya adik-adik menjadi peneliti,” ujar Subiyanto.

Lanjut dia untuk memupuk kesadaran masyarakat dari usia dini, sebenarnya LIPI setiap tahun mengadakan Perkemahan Remaja Ilmiah Nasional. Sehingga ia telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Sangihe, dan meminta pengelolah LIPI agar pelajar SMA/SMP dan sederajat dari Sangihe mendapatkan alokasi khusus dalam kegiatan itu.

“Kami istimewakan untuk adik-adik yang sangat jauh dari pusat untuk dapat berkomunikasi dengan teman-temannya. Perkemahan itu biasanya tiap tahun ada 600 orang. Baik guru maupun siswa dikumpulkan di satu daerah untuk belajar melakukan penelitian yang dibimbing langsung oleh peneliti kami,” ungkap dia.

Pada tahun 2018 Perkemahan Remaja Ilmiah Nasional akan dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi, yang akan diikuti berdasarkan permintaan Bupati Banyuwangi sebanyak 3000 orang siswa dari berbagai wilayah Indonesia.

“Insya Allah, peserta dari Sangihe harus ada mengikuti kegiatan tersebut,” pungkas Wakil Kepala lembaga riset nagara tersebut,”

Sementara itu Bupati Sangihe, Jabes E Gaghana menyambut baik atas kedatangan tim dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Berkali-kali dirinya menyampaikan rasa bangga atas kedatangan beberapa orang penting pada acara Mĕdaseng ke 15 itu.

“Medaseng kali ini begitu luar biasa dan istimewa karena kita dihadiri oleh beberapa orang yang sangat penting di Negara ini, di antaranya tim riset dari LIPI serta Staf Khusus Kementerian Desa dan PDTT. Hal ini tentu merupakan sebuah keistimewaan dalam pengembangan daerah kita kedepaannya,” ungkap Gaghana.

Peliput : Rendy Saselah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed