oleh

Mengulik The Glamburger, Burger Seharga Rp25 Juta

Glamburger memang istimewa. Saat naik saji 4 tahun lalu di Chelsea, London Utara, kuliner itu dihargai $1.770 atau sekitar Rp 25 juta per porsi! nilai yang setara dengan liburan ke negeri indah Maladewa.

Burger super itu dibikin oleh Chef Chris Large dari Restauran Honky Tonk Chelsea pada 2014 dan di masanya terverifikasi sebagai burger termahal di dunia. Bahan-bahan serta bumbu-bumbuan yang digunakan meracik menu satu ini memang serba wah.

Bahan dasar The Glamburger adalah daging sapi Wagyu dari Kobe Jepang dan daging rusa Selandia Baru. Sementara bumbunya garam Himalaya yang diasapi serta truffle Brie hitam yang meleleh saat dimasak.

(sumber gambar: istimewa)

Burger kemudian dihias dengan bumbu termahal lainnya; Saffron Iran yang diselingi sirup maple dan streaky bacon. Tak lupa kaviar Beluga dan telur bebek asap Hickory yang ditutupi daun emas. Di sisi atasnya masih ada daun emas dibumbui dengan Matcha Jepang dan krim mayoneis. Masih ada juga lobster rebus serta champagne.

Asal tahu saja, daging sapi Wagyu adalah bahan dasar pilihan yang super duper istimewa. Sapi Wagyu dikembangkan di sejumlah daerah di Jepang dan dirawat layaknya “raja”. Proses pengembiakan sapi Wagyu demi mendapatkan daging berkualitas tinggi memang tidak sembarangan.

Sapi harus diternak di tempat yang sejuk di dataran dingin pegunungan yang jauh dari keramaian, sehingga ia bebas dari strees. Tetapi peternak wajib menjaga suhu kandang, jangan terlalu dingin tapi juga tidak terlalu hangat.

Yang paling heboh, sapi Wagyu harus diberi pijatan akupuntur dan relaksasi serta diputarkan lagu berirama klasik, supaya, sekali lagi, agar mereka tidak stres. Tapi hasilnya adalah daging sapi yang kaya omega-3 dan omega-6, sehingga tak perlu khawatir naik kolesterol bila mengonsumsinya bahkan sangat baik untuk kesehatan jantung.

Sedangkan saffron Iran adalah rempah paling mahal di muka bumi. Harganya bisa mencapai $ 2.000 hingga $ 10.000 per pon. Proses yang harus ditempuh untuk mendapatkannya pun tak mudah.

Saffron berasal dari benang sari bunga saffron crocus (Crocus sativus). Kendati bunganya berwarna ungu cerah, namun saat menjadi rempah akan menghasilkan warna kuning cerah dan aroma yang tajam saat dicampurkan ke dalam masakan.

(baca juga: Legenda Boots dari Kaki Denise Boulet)

Biasanya digunakan untuk membumbui nasi, misalnya nasi biryani dari India, arroz con pollo atau paella ala Spanyol. Selain warna dan rasanya yang khas, saffron juga memiliki khasiat antidepresan, bisa meredakan stres dan kecemasan. (*)

Penulis: Ady Putong

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed