oleh

Tabukan Utara, Sasaran Mĕdaseng Kedua Kalinya

-Berita, Daerah-1.678 views

SANGIHE, BARTA1.COM — Kunjungan Kerja (Kunker) Mĕdaseng yang merupakan program andalan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kali ini dilaksanakan di Kampung Petta Timur, Lenganeng dan Kelekube I, Kecamatan Tabukan Utara, Jumat hingga Sabtu (24-25/8/2018).

Seperti biasanya Bupati dan Wakil Bupati Jabes E. Gaghana dan Helmud Hontong, memboyong Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk bersama-sama menginap di rumah warga guna melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Acara Mĕdaseng sengaja dilaksanakan dua kali di Kecamatan Tabukan Utara (Tabut), mengingat luas wilayahnya dan jumlah penduduk yang sangat besar, sehingga dibagi menjadi dua wilayah sasaran agar pelayanan publik atau masyarakat boleh diakomodir dengan baik,” kata Gaghana.

Sementara itu Camat Tabukan Utara, Hasyim Samalam mengungkapkan Tabukan Utara merupakan kecamatan yang sangat luas, sehingga pelayanan publik dan permasalahan di masyarakat memang terus diupayakan sepenuhnya.

“Kecamatan Tabukan Utara terdiri dari 24 Kampung dengan jumlah penduduk kurang lebih ada dua puluh satu ribu. Di sini kerukunan sesama masyarakat berjalan sangat baik, hal ini juga tak lepas dari penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kampung yang berjalan dengan baik,” ungkap Samalam.

Dalam pelaksanaan Mĕdaseng yang terhitung dua hari satu malam itu, berlangsung pelayanan perpustakaan keliling, sosiliasi tentang perkawinan, perekaman KTP elektronik, rekam cetak akte anak, akte kematian, pengobatan gratis, penanaman ubi jalar di Kampung Lenganeng, pencanangan kampung KB di Kampung Kalekube I dan serap aspirasi warga.

“Kita tentunya berharap, kiranya program ini menjadi program kita bersama. Dan bukan hanya menjadi program tanpa makna, namun demikian sasarannya adalah menjawab dan mengatasi permasalahan yang di tengah masyarakat secara langsung. Antara lain, pembelaan terhadap produk pertanian kita, seperti Sagu, Ubi, Pisang, Batata. Inilah yang harus kita jawab, yakni sebanyak 140 ribu masyarakat Sangihe agar dapat ikut program ini, teritama program dua hari makan tanpa nasi,” harap Gaghana. (*)

Peliput : Rendy Saselah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed