oleh

Merkava Hingga Smasher, Inilah Senjata Paling Mematikan Milik Israel

TIDAK hanya di bidang intelejen dengan Mossad-nya, angkatan perang Israel patut diwaspadai. Kendati jumlah prajuritnya tidak sebanyak negara adidaya, namun sistem persenjataan mereka terkenal kelas wahid. Di-publish boombastis.com, berikut ini beberapa alutsista Israel yang sangat mematikan.

1. Tank Merkava
Merkava masuk dalam jajaran tank terbaik dan paling mematikan di dunia saat ini. Hal tersebut masuk akal kalau melihat kelengkapan dan sistemnya yang benar-benar sangar dan gila. Merkava dibuat dengan bahan-bahan berkualitas termasuk armor baja komposit di bagian shield depan, belakang dan samping. Hal ini membuat Merkava punya daya tahan yang tak perlu diragukan.

Soal persenjataan, Merkava dilengkapi dengan banyak mainan mematikan. Ia punya smoothbore gun sebagai senjata utama yang sangat akurat dan mampu membidik target sampai jarak 2000 meter. Merkava juga punya misil bernama LAHAT yang mampu ditembakkan sampai jarak 9000 meter. Tak hanya itu, Merkava juga punya HEAT, semacam misil penghancur Tank. Serta yang tak boleh ketinggalan adalah sistem proteksi yang bisa menghindarkannya dari bidikan misil.

2. Spike Missile System

Spike Missile System sedang digunakan. (foto: istimewa)

Seperti namanya, Spike adalah senjata pelontar missile. Tapi, ini bukanlah yang biasa melainkan yang lebih canggih dan mematikan. Spike punya kemampuan melontarkan missile sampai jarak 800 meter dengan target yang bisa dibidik dengan laser dan detektor panas. Versi pendeknya bisa diangkut prajurit dan digunakan secara independen.

Sementara itu ada juga Spike versi yang lebih greget yang mampu melontarkan missile sampai jarak 4000 meter dengan fitur bidik yang sama. Spike versi lebih besar ini tak hanya bisa dipakai di tanah, tapi juga bisa disematkan sebagai senjata di hampir semua alutsista. Mulai dari tank sampai pesawat tempur. Versi terbaru bernama Spike NLOS konon lebih gila lagi. Ia bisa melontarkan missile sampai jarak 25 kilometer dengan sangat akurat.

3. Mobil Lapis Baja Namer

Aksi Namer di medan berpasir. (foto: istimewa)

Ketika perang, infrantri haram hukumnya diangkut tanpa proteksi. Makanya diciptakan mobil carrier yang bisa memuat para tentara ini. Namun, biasanya mobil carrier hanya punya proteksi standar. Ketika mereka dihadapkan dengan tank, maka tidak punya kesempatan untuk bertahan. Israel juga punya mobil carrier, tapi bedanya punya mereka lebih sangar.

Namer, mobil ini hampir sekuat tank. Bagaimana tidak, Namer sendiri adalah Merkava dengan sedikit modifikasi. Namer tidak punya senjata berat seperti Merkava tapi ia bisa membawa banyak infrantri. Para tentara tak perlu khawatir ketika mereka diangkut dengan Namer. Jaminannya adalah aman bahkan oleh tank sekalipun.

4. Tavor Assault Rifle

Tavor Assault Rifle digunakan prajurit Israel. (foto: istimewa)

Rifle atau senapan adalah hal yang tak kalah penting keberadaannya. Nah, soal senjata ini, Israel tidak ikut-ikutan seperti negara-negara kebanyakan yang pakai M16 atau AK47. Ya, mereka membuat senjata sendiri, namanya adalah Tavor.

Tavor berdesain sangat futuristik, mirip dengan model bulp up dengan magazine yang terletak di bagian belakang. Tavor dikenal sangat enak digunakan dan serta punya akurasi yang mantap. Senjata ini juga hampir kompatible dengan semua tipe magazine.

5. “Smasher” Multiple Rocket Launcher System

Smasher Multiple Rocket Launcher System tak kalah mematikan. (foto: istimewa)

Ada kalanya perang dilakukan bukan dengan cara berhadapan satu sama lain. Tapi, saling balas serangan jarak jauh. Untuk mengatasi situasi seperti ini, Israel pasti akan mengandalkan kendaraan missile-nya yang bernama Smasher. Kendaraan satu ini didesain punya kekuatan luar biasa serta mobilitas layaknya tank.

Smasher juga sama seperti kendaraan pengangkut missile lain yakni kompartemen atas untuk melontarkan si senjata utama. Mobil ini mampu mengangkut sekitar 227 buah missile mini yang bisa dilepaskan dengan interval yang singkat. Tak hanya itu, missile ini mampu menghancurkan target dengan jarak maksimal 40 kilometer. Israel sendiri punya sekitar 48 Smasher yang siap diturunkan kapanpun. (*)

Penulis: Ady Putong

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed